Page 212 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 212

SOAL KENAIKAN UMP 2022, BAHLIL MINTA HAL INI KE BURUH

              Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta
              buruh  untuk  menerima  penetapan  upah  minimum  provinsi  (UMP)  2022  yang  memang
              kenaikannya tidak terlalu besar.

              Bahlil mengungkapkan pandemi yang telah mewabah di Indonesia sejak tahun lalu, memberikan
              dampak  yang  cukup  berat  bagi  perusahaan.  Hal  itu  lantaran  selama  satu  setengah  tahun
              terakhir, hampir sebagian besar kinerja perusahaan mengalami tekanan.

              "Ini ibarat mobil, perusahaan-perusahaan ini baru lari pemanasan, baru ganti oli, tiba-tiba dikasih
              beban yang tinggi. Ini bisa-bisa mobilnya masuk got," jelas Bahlil, Rabu (1/12/2021).

              Sebagai  mantan  pengusaha,  ia  menyebutkan  pengusaha  tak  selalu  berpikir  untuk  bisa
              mendapatkan keuntungan semata, tapi juga upaya untuk menjaga keberlangsungan usahanya.
              "Karena kalau dia tidak punya kemampuan untuk bayar pegawainya, ya perusahaan itu tutup,"
              imbuhnya.

              Dari sisi buruh, sebagai mantan karyawan, Bahlil juga meminta para buruh agar bisa berjiwa
              besar menanggapi keputusan penetapan UMP 2022.

              "Teman-teman buruh yang saya hormati, karena saya dulu juga pernah jadi karyawan, saya
              menghormati mereka. Tapi kita harus ada pada titik tengah. Yang penting mereka juga bisa
              dapat  gaji,  tetapi  usahanya  juga  jangan  dikasih  beban  yang  terlalu  tinggi  juga.  Kasihan  ini
              mereka," katanya.

              Menurut  Bahlil,  meski  pemulihan  ekonomi  mulai  terjadi,  kondisi  berat  masih  dirasakan  para
              pengusaha.

              "Mereka ini punya kredit refinancing terus. Bunganya saja dibayar, sebagian pokok tidak bisa
              dibayar. Kalau ditambah beban lagi nanti lama-lama perusahaan tutup terus kita semua bubar.
              Sekarang kita pilih, tahan sedikit tapi perusahaan selamat atau kita paksain perusahaan bubar
              dan kita tidak dapat apa-apa," tukas Bahlil.

              Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah meresmikan
              peraturan terkait Upah Minimum tahun 2022. Kemnaker memastikan bahwa UMP tahun depan
              akan mengalami penyesuaian. Peraturan ini disusun berdasarkan formula yang ada di UU Nomor
              11 Tahun 2020 terkait Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 terkait
              Pengupahan.

              Dari hasil perhitungan penyesuaian nilai UMP dan UMK 2022 berdasarkan Badan Pusat Statistik,
              pemerintah  menyetujui  untuk  menaikkan  Upah  Minimum  Provinsi  tahun  2022  sebesar  1,09
              persen. Kenaikan ini disebut oleh Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
              Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri sebagai rata-rata penyesuaian upah provinsi.[].

















                                                           211
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217