Page 215 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 215
usaha perbankan. Peserta tidak menunggak membayar iuran selama masa kredit untuk
mendapatkan suku bunga khusus.
3. PUMP MLT BPJS Ketenagakerjaan Pinjaman uang muka perumahan (PUMP) bertujuan
membantu peserta BP Jamsostek mendapatkan pinjaman dana untuk menutupi sebagian
atau seluruh uang muka untuk KPR rumah tapak maupun rumah susun. Tingkat suku
bunganya: BI Repo Rate + 3%.
a. Persyaratan Umum Pinjaman untuk rumah tapak atau rumah susun. Jangka waktu
kredit maksimal 15 tahun. Merupakan rumah tapak atau rumah susun pertama. Berlaku
untuk rumah subsidi. Besaran pembiayaan pump yang disediakan kepada perserta
sesuai dengan hasil analisa dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku di bank penyalur.
b. Syarat Peserta Peserta BPJAMSOSTEK selama minimal 1 tahun. Perusahaan tempat
peserta bekerja tertib administrasi kepesetaan dan iuran. Belum memiliki rumah sendiri
dibuktikan dengan surat bermaterai. Peserta terdaftar minimal 3 program (JHT, JKK,
JKM) dan aktif membayar iuran Bukan Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah, tenaga
kerja dan program. Telah mendapat persetujuan dari kantor cabang BPJAMSOSTEK
terkait persyaratan kepesertaan yang dibuktikan sengan formulir persetujuan. Peserta
yang istri atau suami yang juga peserta BPJAMSOSTEK hanya diperbolehkan
mengajukan 1 PUMP. Memenuhi syarat dan ketentuan terkait dengan PUMP yang
berlaku pada bank penyalur dan ketentuan dari otoritas yang mengatur bidang usaha
perbankan.
Syarat Pengajuan KPR MLT untuk Rumah Subsidi di BTN Bank BTN merupakan salah satu bank
HIMBARA yang turut menyalurkan KPR MLT BPJS Ketenakerjaan. Peserta BP Jamsostek pun
dapat mengakses KPR Bersubsidi melalui BTN dengan fasilitas: uang muka mulai 1 persen; suku
bunga 5% tetap; jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun; Subsidi bantuan uang muka sebesar
Rp4juta rupiah (khusus rumah tapak); serta bebas premi asuransi dan PPN.
Peserta BP Jamsostek yang mengakses KPR Bersubsidi melalui BTN akan dikenakan biaya
administrasi Rp250 ribu. Nilai total biaya provisi sekitar 0,5 persen.
Mengutip laman BTN, berikut ini syarat pengajuan KPR Bersubsidi bagi peserta BP Jamsostek
yang memanfaatkan program MLT BPJS Ketenagakerjaan, beserta prosedur pengajuan
pinjaman.
a. Syarat Peserta WNI berusia 21 tahun atau telah menikah Usia pemohon tidak melebihi 65
tahun pada saat kredit jatuh tempo. Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak
memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah.
Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp4juta untuk Rumah Sejahtera Tapak
Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp7juta untuk Rumah Sejahtera Susun. Memiliki e-
KTP dan terdaftar di Dukcapil. Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai
perundang-undangan yang berlaku. Pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR.
Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah. Minimal 1 tahun terdaftar sebagai
peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tertib administrasi & kepesertaan serta iuran aktif.
Mendapat rekomendasi dari BPJS Ketenagakerjaan.
b. Syarat dokumen Formulir Pengajuan Kredit dilengkapi Pasfoto terbaru Pemohon & Pasangan
FC eKTP/Kartu Identitas FC Kartu Keluarga FC Surat Nikah/Cerai Slip gaji terakhir/Surat
Keterangan Penghasilan Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja
(apabila pemohon bekerja di instansi). Rekening Koran 3 bulan terakhir FC NPWP/SPT PPh
21 Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon di atas meterai dan
diketahui oleh pimpinan instansi tempat bekerja Surat pernyataan tidak memiliki rumah yang
diketahui instansi tempat bekerja/lurah tempat KTP diterbitkan Surat Ket. Domisili dari
Kelurahan setempat apabila tidak bertempat tinggal sesuai KTP Form permohonan Manfaat
214

