Page 226 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 226

"Nah terkait PP Nomor 36 ini ada perbedaan tafsir kaitannya dengan putusan MK 91," katanya.

              Guruh  menjelaskan,  UU  Cipta  Kerja termasuk dengan  turunannya  PP  36/2021,  sebagaimana
              keputusan  MK  adalah  inkonstitusional  secara  bersarat  dan  harus  diperbaiki  dengan  tenggat
              waktu dua tahun.

              Bagi serikat pekerja, prinsip Inkonstitusional ini ditafsirkan sebagai hal yang bertentangan atau
              tidak sesuai dengan UUD 1945.

              "Tafsir kita, ketika itu dinyatakan bertentangan maka batal demi hukum maka jika batal demi
              hukum  maka  tidak  bisa  dijadikan  sebagai  dasar  untuk  menyelesaikan  perselisihan  (dalam
              pengupahan), itu tafsir kami dari serikat pekerja, sementara tafsir pengusaha dan pemerintah
              ini sudah jelas-jelas disampaikan oleh Presiden Jokowi menyampaikan bahwa UU Cipta Kerja
              masih berlaku, nah tafsir inilah yang bertolak belakang," paparnya.

              Hal itu, tambah dia, dipertegas dengan amar putusan MK nomor 7 yang menyatakan bahwa
              segala sesuatu yang bersifat strategis dan berdampak luas maka tidak boleh ditetapkan dengan
              menggunakan UU Cipta Kerja.

              "Artinya Karena upah ini masuk dalam kategori program strategis nasional dan berdampak luas,
              maka kami berpendapat bahwa soal upah ini tidak bisa ditetapkan dengan UU Cipta Kerja atau
              PP 36 sebagai turunannya karena bertentangan dengan UUD sebagai induknya," terangnya.

















































                                                           225
   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231