Page 229 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 229

pada penerima Kartu Prakerja," kata Rema Hanna, Profesor Jeffrey Cheah of South-East Asia
              Studies, Harvard Kennedy School serta Direktur Ilmiah J-PAL Asia Tenggara, yang juga menjadi
              penulis kajian penelitian ini.

              Dari sisi pelatihan dan kompetensi, dijelaskan, penerima Kartu Prakerja memiliki probabilitas 11,7
              pp (172%) lebih tinggi untuk menggunakan sertifikat pelatihan saat mencari pekerjaan. Mereka
              memiliki probabilitas 119,4% lebih tinggi untuk mengikuti pelatihan apa pun dalam beberapa
              bulan  terakhir,  termasuk  pelatihan  Kartu  Prakerja  dan  non-Kartu  Prakerja.  Penerima  Kartu
              Prakerja juga memiliki probabilitas 4,0 pp (10%) lebih tinggi untuk menggunakan internet untuk
              pekerjaan mereka.

              Benjamin Olken, profesor ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) sekaligus
              Direktur J-PAL, yang juga menjadi penulis kajian penelitian ini, memaparkan ada manfaat dari
              aspek  ketahanan  pangan  dan  keuangan.  Ia  mengatakan,  penerima  Kartu  Prakerja  memiliki
              probabilitas 2,9 pp lebih tinggi untuk melaporkan bahwa mereka aman (secure) dari segi pangan,
              yang menunjukkan peningkatan ketahanan pangan sebesar 6%.

              Menurutnya, sebanyak 54% penerima program melaporkan tidak pernah makan lebih sedikit dari
              biasanya dalam tiga bulan terakhir karena kesulitan keuangan, dibandingkan dengan 51% non-
              penerima.

              "Para  penerima  Kartu  Prakerja  juga  memiliki  probabilitas  2,6  pp  (8%)  lebih  rendah  untuk
              mengambil pinjaman dalam 3 bulan terakhir untuk mengatasi kesulitan keuangan dan memiliki
              probabilitas 1,6 pp (21%) lebih tinggi untuk membeli aset dalam beberapa bulan terakhir," kata
              dia.

              Sementara itu, dari sudut pandang layanan keuangan, Penerimaan Kartu Prakerja meningkatkan
              kepemilikan  e-wallet  sebesar  27.8  poin  persentase  (53%).  Sebanyak  80%  penerima  Kartu
              Prakerja memiliki akun e-wallet, dibandingkan dengan 52% non-penerima pada Survei Endline.

              Selanjutnya, penerima Kartu Prakerja memiliki probabilitas 10,5 pp (40%) lebih tinggi untuk
              belanja  daring  menggunakan  e-wallet  dalam  sebulan  ke  belakang,  dan  Survei  Endline  juga
              menunjukkan peningkatan substansial dalam penggunaan e-wallet untuk kebutuhan lainnya.

              Pada  kesempatan  yang  sama,  Kepala  Badan  Kebijakan  Fiskal  Kementerian  Keuangan  Febrio
              Kacaribu yang hadir mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, Program
              Kartu Prakerja masih akan dilanjutkan pada tahun 2022.

              "Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp11 triliun atau
              4,3% dari anggaran perlindungan sosial tahun 2022," kata dia.

              Febrio  menekankan,  Program  Kartu  Prakerja  merupakan  inisiatif  strategis  Pemerintah  dan
              penanganan  Covid-19  karena  tidak  hanya  menjadi  sarana  transfer  dana  dari  pemerintah  ke
              masyarakat, tetapi menawarkan skill development sebagai pondasi meraih kesempatan kerja
              yang lebih luas.

              "Seringkali  para  pekerja  kesulitan  mendapatkan  pekerjaan  dikarenakan  kompetensi  yang
              diperoleh  dari  lembaga  pendidikan  belum  sesuai  dengan  kebutuhan  dunia  kerja.  Untuk
              menjembatani  ini  pemerintah  berupaya  memberikan  keterampilan  bagi  Angkatan  kerja  kita
              sehingga labor market akan menjadi lebih sehat dan lebih fleksibel," kata dia.

              Febrio  melanjutkan,  hasil  survei  persepsi  masyarakat  terhadap  manfaat  program  bantuan
              pemerintah di masa pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh IPSOS 2021 menunjukkan Program
              Kartu  Prakerja  menjadi  bantuan  sosial  yang  paling  bermanfaat.  Meski  demikian,  Febrio



                                                           228
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234