Page 234 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 234
minimum di Jawa Timur antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sampang sebesar Rp.
2.453.356,22 atau mencapai angka 124 persen.
"Ini secara umum menggambarkan kesenjangan pendapat buruh Jawa Timur yang masih sangat
jauh," ujar Jazuli, Rabu (1/12/2021), dikutip dari TimesIndonesia.
Rata-rata UMK di Jawa Timur 2022 sebesar Rp 2.502.929,78. Nilai tersebut lebih besar dari Upah
Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur 2022 sebesar Rp 1.891.567,12 atau selisih Rp 611.362,66.
Menurut Jazuli, idealnya UMP Jawa Timur adalah nilai rata-rata UMK di Jawa Timur, sehingga
dapat memperkecil disparitas upah di Jawa Timur.
"Kami cukup mengapresiasi Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kebijakan khusus
untuk daerah Ring-1 keluar dari formulasi PP 36/2021 dan mengabaikan surat edaran Menteri
Ketenagakerjaan yang mewajibkan penetapan UMK 2022 menggunakan formulasi PP 36/2021,"
ujar Jazuli hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Meski demikian selain daerah Ring-1 penetapan UMK tahun 2022 masih menggunakan formulasi
PP 36/2021, sehingga terdapat 5 Kabupaten yang tidak mengalami kenaikan, di antaranya
Kabupaten Malang sebesar Rp 3.068.275,36 Kabupaten Jombang sebesar Rp 2.654.095,88,
Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 2.553.265,95, Kabupaten Jember sebesar Rp 2.355.662,9,
Kabupaten Pacitan sebesar Rp 1.961.154,77.
Ia menuturkan bahwa ada juga daerah-daerah yang padat industri dan terdapat perusahan-
perusahaan besar semisal Tuban ada perusahaan Semen terbesar di Indonesia, penetapan UMK
sebesar Rp 2.539.224,88 atau hanya naik sebesar Rp 6.990,11 (naik 0,28 persen dari UMK 2021),
tidak adil bagi pekerja atau buruh.
"Tentu kami sangat menyayangkan penetapan UMK di Jawa Timur tahun 2022 masih terdapat
Kabupaten/Kota yang mengacu kepada PP No. 36/2021, meski Mahkamah Konstitusi
menangguhkan pemberlakuan PP 36/2021 tersebut," jelasnya.
233

