Page 231 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 231
Judul Para Pengusaha Lagi Sulit, Bahlil Minta Buruh Legowo Terima UMP
2022
Nama Media kumparan.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/para-pengusaha-lagi-sulit-
bahlil-minta-buruh-legowo-terima-ump-2022-1x1hzEQZhfk
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 22:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM)) Karena kalau dia tidak mempunyai kemampuan untuk membayar pegawainya, ya
perusahaan itu tutup
neutral - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM))
Ini ibarat mobil, perusahaan-perusahaan ini baru lari pemanasan. Baru ganti oli, tiba-tiba dikasih
beban yang tinggi. Ini bisa-bisa mobilnya masuk di got. Artinya yuk sama-sama kita berjiwa
besar, saya dulu pernah jadi karyawan juga, saya menghargai pikiran mereka
negative - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM)) Kalau ditambah beban lagi, lama-lama perusahaannya tutup, terus semua kita bubar.
Nah sekarang kita pilih, nahan sedikit tapi perusahaannya selamat, atau kita paksain
perusahaannya bubar dan semua enggak dapet apa-apa
Ringkasan
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, meminta
para buruh bisa berjiwa besar menerima penetapan upah minimum provinsi ( UMP ) tahun 2022.
Bahlil beralasan saat ini pengusaha sedang sulit di tengah pandemi COVID-19 saat ini.
Berdasarkan pengalamannya, Bahlil menyebut pengusaha tidak hanya berpikir mengenai
keuntungan, tapi juga keberlangsungan usahanya.
PARA PENGUSAHA LAGI SULIT, BAHLIL MINTA BURUH LEGOWO TERIMA UMP 2022
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, meminta
para buruh bisa berjiwa besar menerima penetapan upah minimum provinsi ( UMP ) tahun 2022.
Bahlil beralasan saat ini pengusaha sedang sulit di tengah pandemi COVID-19 saat ini.
230

