Page 232 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 232

Berdasarkan  pengalamannya,  Bahlil  menyebut  pengusaha  tidak  hanya  berpikir  mengenai
              keuntungan, tapi juga keberlangsungan usahanya.
              "Karena kalau dia tidak mempunyai kemampuan untuk membayar pegawainya, ya perusahaan
              itu tutup," ujarnya dalam Konferensi Pers Kementerian Investasi/BKPM, Rabu (1/12).

              Dia menyebutkan, selama pandemi COVID-19 melanda dunia hampir dua tahun ini, pertumbuhan
              ekonomi Indonesia baru bisa positif di kuartal II dan III 2021. Oleh karena itu, Bahlil mengajak
              buruh untuk mengerti kondisi saat ini.

              "Ini ibarat mobil, perusahaan-perusahaan ini baru lari pemanasan. Baru ganti oli, tiba-tiba dikasih
              beban yang tinggi. Ini bisa-bisa mobilnya masuk di got. Artinya yuk sama-sama kita berjiwa
              besar, saya dulu pernah jadi karyawan juga, saya menghargai pikiran mereka," lanjut Bahlil.

              Dia pun berkata, sudah seharusnya pengusaha tidak diberikan beban yang terlalu tinggi. Sebab,
              saat ini banyak pengusaha harus melakukan refinancing kredit karena hanya bisa membayar
              bunga.

              "Kalau  ditambah  beban  lagi,  lama-lama  perusahaannya  tutup,  terus  semua  kita  bubar.  Nah
              sekarang kita pilih, nahan sedikit tapi perusahaannya selamat, atau kita paksain perusahaannya
              bubar dan semua enggak dapet apa-apa," tandas Bahlil.



















































                                                           231
   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237