Page 237 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 237

Menurutnya, sebanyak 54% penerima program melaporkan tidak pernah makan lebih sedikit dari
              biasanya dalam 3 bulan terakhir karena kesulitan keuangan, dibandingkan dengan 51% non-
              penerima. "Para penerima Kartu Prakerja juga memiliki probabilitas 2,6 pp (8%) lebih rendah
              untuk mengambil pinjaman dalam 3 bulan terakhir untuk mengatasi kesulitan keuangan dan
              memiliki  probabilitas  1,6  pp  (21%)  lebih  tinggi  untuk  membeli  aset  dalam  beberapa  bulan
              terakhir," ungkapnya.

              Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyampaikan, Program
              Kartu Prakerja masih akan dilanjutkan pada tahun 2022. "Pemerintah mengalokasikan anggaran
              untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp11 triliun atau 4,3% dari anggaran perlindungan sosial
              tahun 2022," tegasnya.

              Febrio  menekankan,  Program  Kartu  Prakerja  merupakan  inisiatif  strategis  Pemerintah  dan
              penanganan  Covid-19  karena  tidak  hanya  menjadi  sarana  transfer  dana  dari  pemerintah  ke
              masyarakat, tetapi menawarkan skill development sebagai pondasi meraih kesempatan kerja
              yang lebih luas.

              Direktur  Eksekutif  Manajemen  Pelaksana  Program  Kartu  Prakerja  Denni  Puspa  Purbasari
              mengaku  lega  atas  hasil  positif  dari  Studi  JPAL  ini.  "Penelitian  dapat  dijadikan  bukti  bagi
              skeptisme  terhadap  Kartu  Prakerja.  Apalagi,  ini  merupakan  studi  yang  dilakukan  secara
              independen, bukan atas biaya dari Manajemen Prakerja," tegasnya.

              Denni menyatakan, pihaknya melakukan berbagai inovasi sehingga mendapatkan outcome yang
              sangat baik seperti hasil Studi J-PAL ini.

              "Kami menciptakan sistem yang mudah diakses. Layanan 100% digital yang didukung oleh cloud
              computing.  Tapi teknologi  hanya  alat,  butuh  orang  yang  tepat  untuk mengoperasikan,  serta
              kebijakan  yang  tepat.  Untuk  itu  kami  memberikan  apresiasi  kepada  Menko  Perekonomian
              Airlangga Hartarto dan seluruh tim Kemenko Perekonomian," kata Denni.

              Tenaga Ahli Utama Deputi Perekonomian Kantor Staf Presiden Edy Priyono mengingatkan bahwa
              dari Kartu Prakerja hadir pada sisi 'supply' ketenagakerjaan, yakni menyediakan tenaga kerja
              yang memiliki kompeten. Sedangkan untuk urusan penyerapan tenaga kerja, kaitannya pada
              penyediaan lapangan kerja, sebagaimana menjadi tujuan lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja.

              "Namun  harus  diingat,  jangan  semua  dibebankan  pada  Kartu  Prakerja.  Program  ini  bukan
              menggantikan sisi pendidikan formal. Pelatihan dalam Program Kartu Prakerja adalah pelengkap
              pendidikan formal serta pelatihan-pelatihan lain yang sudah ada," kata Edy.


























                                                           236
   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242