Page 242 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 242
Judul Kadin Jatim Sebut Pengusaha Keberatan Kenaikan UMK 38
Kabupaten/Kota di Jatim
Nama Media investor.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://investor.id/business/273016/kadin-jatim-sebut-pengusaha-
keberatan-kenaikan-umk-38-kabupatenkota-di-jatim
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 21:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Adik Dwi Putranto (Ketua Umum KadinJawa Timur) Kita ambil contoh upah di Surabaya
dan Solo. Tahun ini UMK Surabaya sebesar Rp 4.300.479,19 dan di tahun 2022 menjadi Rp
4.375.479,19, naik Rp 75.000. Sementara UMK Solo tahun 2021 sebesar Rp 2.013.810 dan di
tahun 2022 menjadi Rp 2.034.810, naik sebesar Rp 21.000. Artinya, disparitas upah antara
Surabaya dengan solo mencapai lebih dari Rp 2,3 juta
negative - Adik Dwi Putranto (Ketua Umum KadinJawa Timur) Untuk itu, kami berharap tahun
depan harus ada kepastian hukum. Jika sudah ditetapkan tidak ada kenaikan ya harusnya tidak
naik. Kalau di tahun depan masih tidak ada kepastian, ya kemungkinan akan ada banyak industri
di Jatim yang merelokasi perusahaannya, geser ke daerah yang UMK-nya relatif rendah dan bisa
ditoleransi. Sekarang kan akses tol sudah banyak
negative - Adik Dwi Putranto (Ketua Umum KadinJawa Timur) Di sisi lain, pengusaha yang akan
membuka lowongan pekerjaan juga berfikir lagi dengan besarnya kenaikan upah yang
dipaksakan tersebut. Sehingga akan terjadi perlambatan perluasan kesempatan kerja baru
Ringkasan
Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur merasa
keberatan dengan penetapan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 pada 38
kabupaten/kota di Jatim rata-rata sebesar Rp 75.000 atau 1,75%. Ketua Umum KadinJawa Timur
Adik Dwi Putranto menyatakan keputusan kenaikan UMK 2022 itu sangat memberatkan
pengusaha di tengah situasi yang masih pandemi.
241

