Page 247 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 247

"Kita tahu pandemi lagi melanda negara kita dan ekonomi baru positif di kuartal dua dan kuartal
              ketiga. Tapi 1,5 tahun kemarin minus. Ini ibarat mobil perusahaan ini baru pemanasan, baru
              ganti  oli,  tiba-tiba  dikasih  beban  tinggi,  bisa-bisa  mobilnya  masuk  got,"  ujar  Bahlil  dalam
              konferensi pers virtual, Rabu, 1 Desember 2021.

              Bahlil  menceritakan  pengalamannya  ketika  menjadi  pengusaha.  Ia  merasa  kasihan  dengan
              perusahaan yang hingga kini terus berusaha untuk bertahan dengan mengambil pinjaman baru
              (refinancing).

              Dia menyebut, tidak sedikit pengusaha yang saat ini hanya mampu untuk membayar bunga
              pinjamannya.  Sedangkan  pokok  bunganya  masih  ditangguhkan  hingga  kas  perusahaan
              mengalami perbaikan.

              "Saya punya pengalaman jadi pengusaha, kami kalau pengusaha berpikir tidak hanya bagaimana
              mendapatkan profit. Tapi menjaga keberlangsungan usaha juga. Karena kalau dia tidak punya
              kemampuan membayar pegawainya, perusahaan tutup," tegasnya.

              Oleh karena itu, ia meminta para buruh untuk bersikap bijaksana dan tidak menuntut kenaikan
              upah. Namun, dia mengaku tak punya kewenangan untuk menentukan upah minimum tenaga
              kerja.

              "Sama-sama kita harus berjiwa besar. Teman teman buruh juga saya hargai pikiran mereka, tapi
              kita harus pada titik tengah. Jadi mereka dapat gaji tapi usaha jangan kita kasih beban tinggi,
              kasihan mereka," pungkas Bahlil.











































                                                           246
   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252