Page 246 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 246
Judul Soal UMP 2022, Bahlil Minta Buruh Berjiwa Besar
Nama Media medcom.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/RkjWmBEK-soal-ump-2022-
bahlil-minta-buruh-berjiwa-besar
Jurnalis Husen
Tanggal 2021-12-01 21:47:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM)) Kita tahu pandemi lagi melanda negara kita dan ekonomi baru positif di kuartal dua dan
kuartal ketiga. Tapi 1,5 tahun kemarin minus. Ini ibarat mobil perusahaan ini baru pemanasan,
baru ganti oli, tiba-tiba dikasih beban tinggi, bisa-bisa mobilnya masuk got
neutral - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM))
Saya punya pengalaman jadi pengusaha, kami kalau pengusaha berpikir tidak hanya bagaimana
mendapatkan profit. Tapi menjaga keberlangsungan usaha juga. Karena kalau dia tidak punya
kemampuan membayar pegawainya, perusahaan tutup
neutral - Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM))
Sama-sama kita harus berjiwa besar. Teman teman buruh juga saya hargai pikiran mereka, tapi
kita harus pada titik tengah. Jadi mereka dapat gaji tapi usaha jangan kita kasih beban tinggi,
kasihan mereka
Ringkasan
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta
buruh berjiwa besar untuk menerima kenaikan upah minimum provinsi (UMP) rata-rata 1,09
persen pada 2022. Kenaikan UMP 2022 yang kecil lantaran ekonomi tengah lesu akibat terkena
dampak pandemi covid-19.
SOAL UMP 2022, BAHLIL MINTA BURUH BERJIWA BESAR
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta
buruh berjiwa besar untuk menerima kenaikan upah minimum provinsi (UMP) rata-rata 1,09
persen pada 2022. Kenaikan UMP 2022 yang kecil lantaran ekonomi tengah lesu akibat terkena
dampak pandemi covid-19.
245

