Page 289 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 289

Febrio  melanjutkan,  hasil  survei  persepsi  masyarakat  terhadap  manfaat  program  bantuan
              pemerintah di masa pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh IPSOS 2021 menunjukkan Program
              Kartu  Prakerja  menjadi  bantuan  sosial  yang  paling  bermanfaat.  Meski  demikian,  Febrio
              mengingatkan  atas  capaian  yang  diperoleh  harus  tetap  dilakukan  upaya  perbaikan  yang
              berkelanjutan.

              Direktur  Eksekutif  Manajemen  Pelaksana  Program  Kartu  Prakerja  Denni  Puspa  Purbasari
              mengaku  lega  atas  hasil  positif  dari  Studi  JPAL  ini.  “Penelitian  dapat  dijadikan  bukti  bagi
              skeptisme  terhadap  Kartu  Prakerja.  Apalagi,  ini  merupakan  studi  yang  dilakukan  secara
              independen, bukan atas biaya dari Manajemen Prakerja,” tegasnya.

              Denni menyatakan, pihaknya melakukan berbagai inovasi sehingga mendapatkan outcome yang
              sangat baik seperti hasil Studi J-PAL ini. “Kami menciptakan sistem yang mudah diakses. Layanan
              100% digital yang didukung oleh cloud computing. Tapi teknologi hanya alat, butuh orang yang
              tepat untuk mengoperasikan, serta kebijakan yang tepat. Untuk itu kami memberikan apresiasi
              kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan seluruh tim Kemenko Perekonomian,” kata
              Denni.
              Tenaga Ahli Utama Deputi Perekonomian Kantor Staf Presiden Edy Priyono mengingatkan bahwa
              dari Kartu Prakerja hadir pada sisi ‘supply’ ketenagakerjaan, yakni menyediakan tenaga kerja
              yang memiliki kompeten. Sedangkan untuk urusan penyerapan tenaga kerja, kaitannya pada
              penyediaan lapangan kerja, sebagaimana menjadi tujuan lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja.
              “Namun  harus  diingat,  jangan  semua  dibebankan  pada  Kartu  Prakerja.  Program  ini  bukan
              menggantikan sisi pendidikan formal. Pelatihan dalam Program Kartu Prakerja adalah pelengkap
              pendidikan formal serta pelatihan-pelatihan lain yang sudah ada,” kata Edy.

              Ekonom  Bank  Dunia  Maria  Monica  Wihardja  menekankan  peran  Kartu  Prakerja  dalam
              meningkatkan probabilitas memiliki usaha. Temuan ini menurut Monica selaras dengan publikasi
              bertajuk  the  Covid-19  Digital  Merchant  Survey,  yang  menemukan  bahwa  penerima  bantuan
              memanfaatkan insentif untuk berbagai hal seperti modal usaha, konsumsi, dan tabungan.
              Bank  Dunia  baru-baru  ini  juga  meluncurkan  publikasi  bertema  “Pathways  to  Middle  Jobs  in
              Indonesia”. Dalam publikasi itu lembaga ini menyoroti bahwa Indonesia bukanlah negara yang
              tidak bisa menciptakan pekerjaan.

              Persoalannya adalah, pekerjaan yang tercipta itu tidak pada sektor yang produktif sehingga tidak
              mampu mendorong pemilik usaha atau pekerja mandiri masuk dalam level kelas menengah.
              “Saat  ini  di  Indonesia  ada  47  persen  pekerja  mandiri  yang  bersiap  masuk  ke  level  kelas
              menengah namun mereka belum bisa mencapai level itu,” kata Monica.

              Merujuk  fakta  bahwa  90  persen  angkatan  kerja  RI  belum  pernah  mengikuti  pelatihan
              bersertifikat,  Kepala Tim  Kebijakan  Peningkatan Kapasitas Ekonomi Tim Nasional  Percepatan
              Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Raden Muhamad Purnagunawan, mengapresiasi hadirnya
              Kartu Prakerja sebagai jembatan peningkatan kapasitas angkatan kerja kita.
              “Mengapa  mayoritas  angkatan  kerja  kita  belum  pernah  ikut  pelatihan?  Masalahnya  bisa  jadi
              karena  mereka  tidak  punya  dana,  atau  pelatihannya  tidak  ada  yang  sesuai.  Di  sinilah  Kartu
              Prakerja memberikan kemampuan untuk membayar ikut pelatihan dan juga memberikan pilihan
              pelatihan yang banyak,” Purnagunawan menekankan bahwa kita punya banyak sistem beasiswa
              pendidikan, tapi beasiswa pelatihan masih sangat sedikit. “Padahal pengembangan skill melalui
              pelatihan secara digital ini masih sangat luas kemungkinannya untuk ditingkatkan,” pungkasnya.
              (RO/OL-7)



                                                           288
   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294