Page 291 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 291

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengapresiasi kolaborasi yang telah dijalankan
              oleh  sejumlah  kementerian,  termasuk  Kementerian  BUMN  yang  telah  mempekerjakan
              Penyandang Disabilitas.

              "Salah satu kolaborasi yang telah dijalankan bersama Kementerian BUMN melalui Forum Human
              Capital Indonesia (FHCI) hingga November 2021, dimana 72 BUMN telah mempekerjakan 1.271
              penyandang disabilitas dan berharap kepada para penerima penghargaan bisa menjadi motivator
              bagi perusahaan BUMN lainnya," ujar Ida Fauziyah dalam sambutannya.

              Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menerima penghargaan sebagai BUMN yang
              Mempekerjakan  Penyandang  Disabilitas  Tahun  2021.  Penghargaan  ini  diterima  setelah
              sebelumnya melalui proses verifikasi oleh Tim Verifikasi yang terdiri atas Kemenaker dan FHCI
              Kementerian BUMN salah satunya dengan melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Holding
              Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) di Jakarta dan melakukan interview melalui Video
              Conference  kepada  karyawan  penyandang  disabilitas  di  beberapa  entitas  PTPN  pada  Selasa
              (9/11). Hasilnya, Holding Perkebunan telah menunjukkan praktik baik pemenuhan aspek- aspek
              ketenagakerjaan yang inklusif bagi tenaga kerja penyandang disabilitas.
              Pemerintah  melalui  Undang-undang  No.  8  Tahun  2016  mewajibkan  BUMN  mempekerjakan
              paling  sedikit  2%  penyandang  disabilitas.  Di  tahun  2021  ini,  PTPN  berpartisipasi  dengan
              membuka peluang sebanyak 16 posisi untuk diisi oleh penyandang disabilitas Tuna Daksa, Tuna
              Rungu, dan Tuna Wicara untuk penempatan di seluruh Indonesia sebagai tenaga Administrasi/
              Data Support.

              Menurut  Direktur  Sumber  Daya  Manusia  (SDM)  Holding  Perkebunan  Nusantara  PTPN  III
              (Persero), Seger Budiarjo, hal ini bukan sekedar pemenuhan ketentuan Undang-undang, Kami
              ingin  meningkatkan  kesadaran  mengenai  kesetaraan  dan  inklusifitas  di  tempat  kerja,  juga
              memperluas  kesempatan  pencarian  sumber  daya  manusia  yang  lebih  beragam.  Apalagi  di
              beberapa perusahaan terbukti penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang kadang tidak
              dimiliki karyawan non-disabilitas.

              Di samping itu, dengan mempekerjakan penyandang disabilitas dapat memberikan nilai tambah
              terhadap  reputasi,  prestise,  dan  nama  baik  perusahaan,  sebagai  entitas  yang  berkomitmen
              dalam mewujudkan dunia kerja inklusif, dalam penghormatan asas kesetaraan, tambah Seger.

              Secara keseluruhan, penyandang disabilitas yang bekerja di PTPN Group sebanyak 633 orang
              mulai dari pelaksana hingga level pengawas, tersebar di berbagai posisi, yakni operator dan
              pelaksana, supporting dan keamanan, staf administrasi dan teknisi, supervisor tingkat pelaksana
              atau mandor, dan supervisor atau tingkat manager. Derajat kedisabilitasannya pun berbeda-
              beda, mulai dari ringan, sedang hingga berat.

              Perusahaan  memberikan  penghargaan  dan  membuka  kesempatan  yang  sama  kepada  para
              pekerja  penyandang  disabilitas  untuk  berkembang  melalui  berbagai  fasilitas.  Di  antaranya
              pelatihan sesuai jabatan dan jenjang karier, promosi jabatan, sistem upah, berbagai fasilitas
              BPJS seperti Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari
              Tua, hingga Jaminan Pensiun.

              Ke depannya PTPN Group akan terus berkomitmen melakukan peningkatkan berbagai fasilitas
              untuk  memudahkan  mobilitas  karyawan  penyandang  disabilitas  dalam  melakukan  tugasnya.
              Selain itu, PTPN Group juga menerbitkan fasilitas non-fisik seperti peraturan, termasuk dalam
              hal perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).




                                                           290
   286   287   288   289   290   291   292   293   294   295   296