Page 410 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 410

"Kami sudah sepakati bahwa hasil rapat semalam bersama para pimpinan serikat pekerja bahwa
              seluruh serikat pekerja di Banten akan melaksanakan mogok daerah. Jadi karyawan keluar dari
              pabrik, berdiri di depan pabrik masing-masing," ujar Presidium AB3 Dedi Sudarajat di Tangerang,
              Rabu (1/12/2021).

              Dedi mengatakan, pihaknya menolak penetapan UMK di Provinsi Banten 2022 karena angka
              kenaikannya  tidak  sesuai.  Padahal,  sebelumnya  LKS  Tripartit  Provinsi  Banten  telah
              merekomendasikan satu angka yang telah disepakati seluruh pihak.

              "Ini  satu  angka  sudah  disepakati  oleh  anggota  LKS  Tripartit  yang  di  dalamnya  kan  ada
              pemerintah, Apindo, dan serikat pekerja, sudah sepakat nih angkanya 5,4 persen," ujarnya.

              Dedi  mengaku,  pihaknya  kecewa  dengan  Gubernur  Banten  Wahidin  Halim  yang  tidak
              memutuskan penetapan UMK 2022 sesuai dengan rekomendasi Tripartit. Terlebih, tiga wilayah
              tidak  mengalami  kenaikan  UMK  2022,  yakni  Kabupaten  Serang,  Kabupaten  Tangerang,  dan
              Kabupaten Pandeglang.
              "Kalau disepakati tidak ada masalah, kan bicara upah itu bicara kesepakatan. Nah yang kita
              kecewa  adalah  kenapa  pak  gubernur  tidak  meng-SK  kan  5,4  persen  hasil  rekomendasi  LKS
              Tripartit, malah dia menggunakan PP 36," jelasnya.

              Dedi menuturkan, pihaknya pun bingung dengan kebijakan PP No 36/2021 tentang Pengupahan
              sebagai produk hukum turunan dari UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

              Di sisi lain UU Cipta Kerja dinilai inkonstitusional tetapi tetap berlaku. Dalam poin 7 putusan
              Mahkamah Konstitusi (MK), pemerintah diminta untuk menangguhkan kebijakan-kebijakan yang
              bersifat strategis yang berdampak luas.

              "Upah ini kan berdampak luas, maka sesuai amar putusan MK poin 7 untuk menangguhkan
              harusnya  pemerintah  tidak  boleh  lagi  menetapkan  aturan-aturan  yang  berdampak  luas  dan
              strategis. Jadi, harusnya pemerintah tidak menggunakan PP 36," jelasnya.





































                                                           409
   405   406   407   408   409   410   411   412   413   414   415