Page 412 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 412
mendapatkan rumah. Ia menyebut MLT ini sejatinya sudah lama dibuat, namun di tahun 2021
ini aturannya disempurnakan.
"Sebenarnya, program MLT JHT ini telah diluncurkan sejak tahun 2016 melalui Permenaker
Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan
Tambahan Program Jaminan Hari Tua yang kemudian direvisi melalui Permenaker Nomor 17
Tahun 2021," jelas Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).
Ida menguraikan hal-hal baru yang diatur pada Permenaker Nomor 17 Tahun 2021. Pertama,
ada penambahan penyaluran MLT melalui Bank Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank
Daerah (ASBANDA).
Kedua, penambahan skema baru berupa novasi yaitu peserta dapat mengajukan pengalihan KPR
umum menjadi KPR MLT. Ketiga, penyesuaian suku bunga deposito sebagai dasar perhitungan
suku bunga funding dan lending.
"Dengan pengaturan hal-hal baru tersebut bisa memberikan kemudahan bagi pekerja/buruh
yang telah menjadi peserta Program JHT untuk memiliki rumah sendiri," sebut Ida.
Sementara itu, terkait akad massal Kredit Rumah Pekerja Manfaat Layanan Tambahan (MLT)
Program JHT di Serpong, Tangerang pada Selasa (30/11), Ida menyebut acara tersebut
menunjukkan para pekerja sudah semakin mudah untuk memperoleh rumah.
"Saya berharap Bapak/Ibu semua dapat bercerita kepada teman-teman pekerja lainnya
mengenai kemudahan dan keringanan kredit jika mengikuti Program MLT JHT ini," ungkap Ida.
Ia pun mengapresiasi Bank BTN yang telah berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam
mengimplementasi MLT Program JHT. Ia berpesan agar pelaksanaan MLT pembiayaan rumah
dijalankan sebaik mungkin.
"Saya meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan yang tergabung dalam HIMBARA
dan ASBANDA dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta Program JHT sekaligus membantu
penyediaan perumahan bagi masyarakat," cetus Ida.
411

