Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 125
Title BURUH TUNTUT UMP NAIK 15%, PEMBALUT HINGGA DEODORAN DI DAFTAR KHL
Media Name detik.com
Pub. Date 31 Oktober 2019
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4767725/buruh-tuntut-u mp-naik-15-
Page/URL
pembalut-hingga-deodoran-di-daftar-khl
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Berita terpopuler detikFinance Kamis (31/10/2019) seputar demo buruh di
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Para buruh menuntut upah minimum
provinsi (UMP) naik dari 8,51% menjadi 15%.
Mereka juga meminta penghitungan upah minimum kembali mengacu pada
komponen hidup layak (KHL), bukan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Mereka
menetapkan 78 KHL, mulai dari deodoran hingga pembalut.
Mau tahun rincian informasinya? Baca 5 berita detikFinance terpopuler berikut ini:
1 Buruh Tuntut UMP Naik 15%
Buruh dari beberapa daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) hari ini menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker). Setidaknya ada 3 tuntutan yang disuarakan massa
buruh.
"Pada hari ini, 31 Oktober 2019 kami melakukan aksi di depan Kemnaker RI ada 3
tuntutan," tutur Sekretaris Jenderal DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
(FSPMI) Riden Hatam Aziz kepada detikcom, Kamis (31/10/2019).
Pertama, buruh meminta kepada Menteri Tenagakerjaan yang baru Ida Fauziah
untuk mencabut surat edaran Menteri Tenagakerja yang ditandatangani oleh
menteri terdahulu, Hanif Dhakiri.
"Bertepatan dengan kabinet baru, menteri baru, ibu Ida Fauziah kami meminta,
kami berharap betul bahwa satu surat edaran Menteri Tenagakerja yang
ditandatangani oleh pak Hanif Dhakiri menteri terdahulu itu segera dicabut," ucap
Aziz.
2 Deodoran hingga Pembalut di Daftar KHL
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta kenaikan upah minimum
Page 124 of 170.

