Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 86
Title DATANGI KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN, BURUH TUNTUT 3 HAL
Media Name liputan6.com
Pub. Date 31 Oktober 2019
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4099821/datangi-kementerian-keten agakerjaan-
Page/URL
buruh-tuntut-3-hal
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPU)
mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyampaikan tiga tuntutan.
Salah satunya meminta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menghapus PP
78/2015 tentang Pengupahan yang menjadi dasar penentuan kenaikan upah
minimum.
"Kami ingin masalah (Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum
Kabupaten/Kota (UMK) dikembalikan saja ke dewan pengupahan, tidak lagi melalui
inflasi PP 77/2015," kata Sekjen FederasiSerikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
Riden Hatam Aziz seperti mengutip Antara, Kamis (31/10/2019).
Dia mengatakan dengan PP 78/2015, pemerintah telah menentukan UMP 2020 akan
naik 8,15 persen berdasarkan inflasi 2019.
Sedangkan para buruh menginginkan UMP 2020 naik sekitar 10-15 persen, sesuai
dengan survei pasar kebutuhan hidup layak.
Tuntutan kedua, para buruh juga menuntut agar pemerintah membatalkan kenaikan
iuran BPJS Kesehatan. Mereka menilai kenaikan itu akan membebani masyarakat.
"Memang empat persen dibayar oleh perusahaan, tetapi satu persen oleh kita
sendiri. Kenaikan itu juga akan berdampak pada pengurangan daya beli kami.
Belum lagi harus menanggung saudara yang ada di daerah," kata Riden.
Menurut dia, buruh telah melakukan upaya ke berbagai lembaga seperti DPR dan
kementerian Kesehatan agar iuran BPJS Kesehatan tidak dinaikkan. Namun
kenyataannya saat ini iuran BPJS tetap dinaikkan.
Tuntutan ketiga adalah buruh meminta agar UU No.13 Tahun 2003 tentang
Page 85 of 170.

