Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 90

Title         BURUH GAGAL BERTEMU PERWAKILAN KEMENAKER
                Media Name    republika.co.id
                Pub. Date     31 Oktober 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/19/10/31/q08e17328-bu ruh-gagal-
                Page/URL
                              bertemu-perwakilan-kemenaker
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative










               Pertemuan Kementerian Ketenagakerjaan dan buruh pengunjuk rasa di Kementerian
               Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Kamis (31/10), yang meminta kenaikan UMP tidak
               menggunakan PP No.78/2015 tak menghasilkan kesepakatan apa pun. Pasalnya pada
               pertemuan yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut, pihak buruh telanjur emosi
               karena menunggu Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani.

               Akhirnya perwakilan buruh tidak mau mendengarkan penjelasan dari pihak Kemenaker.
               "Kami merasa dilecehkan dengan Ibu datang terlambat, jadi kami mohon pamit," kata salah
               satu perwakilan buruh Edi Guntoro usai menyampaikan aspirasinya.

               Buruh meminta PP 78/2015 tentang Pengupahan dibatalkan dan menolak revisi UU
               No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Bagi buruh, PP No.78/2015 telah membuat kenaikan
               upah minimum yang berdasarkan inflasi 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional
               sebesar 5,12 persen tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

               Mereka menilai harusnya kenaikan UMP seharusnya sebesar 15 persen. Buruh mengklaim
               angka itu didapat dari survei ke lapangan berdasarkan 78 item kebutuhan hidup layak.

               Di kesempatan itu buruh juga menyampaikan kekecewaannya karena tak bisa bertemu
               langsung dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Mereka juga menyampaikan
               kepada pihak Kemenaker agar menolak investasi selama investasi itu memberikan upah
               kecil bagi buruh.

               Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani saat dikonfirmasi mengatakan
               sudah menunggu para buruh. Namun mereka tak kunjung datang dan akhirnya dia
               melakukan aktivitas lain seperti shalat sembari menunggu para buruh.

               Dia mengatakan pertemuan itu harusnya menjadi ajang dialog untuk menyampaikan
               aspirasi buruh. Buruh tapi tak mau mendengarkan pihak Kemenaker.

               Mengenai PP No.78/2015, Dinar mengatakan Kemenaker sudah menerima perintah dari
               Presiden Joko Widodo untuk segera merevisinya. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan
               suara-suara dari berbagai pihak untuk revisi peraturan tersebut.

               Terkait revisi UU Ketenagakerjaan, menurut dia, tidak ada yang perlu ditolak karena hingga
               saat ini Kementerian Ketenagakerjaan bahkan belum punya draft untuk revisi UU tersebut.





                                                       Page 89 of 170.
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95