Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 88

Title         KESAL KARENA LAMA MENUNGGU PEJABAT KEMENAKER, BURUH OGAH DIALOG
                Media Name    kompas.com
                Pub. Date     31 Oktober 2019
                              https://megapolitan.kompas.com/read/2019/10/31/15125371/kesal-karena-l ama-
                Page/URL
                              menunggu-pejabat-kemenaker-buruh-ogah-dialog
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative










               Pertemuan Kementerian Ketenagakerjaan dan buruh pengunjuk rasa di Kementerian
               Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (31/10/2019), tak menghasilkan kesepakatan apa
               pun.

               Pasalnya, pada pertemuan yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut, pihak
               buruh terlanjur emosi karena menunggu Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus
               Jogaswitani.

               Mereka tidak mau mendengarkan penjelasan dari pihak Kemnaker.

               "Kami merasa dilecehkan dengan Ibu datang terlambat, jadi kami mohon pamit,"
               kata salah satu perwakilan buruh Edi Guntoro usai menyampaikan aspirasinya,
               seperti dikutip Antara.

               Adapun aspirasi yang disampaikan oleh buruh, mereka meminta PP 78/2015 tentang
               Pengupahan dibatalkan dan mereka menolak revisi UU No.13/2003 tentang
               Ketenagakerjaan.

               Bagi buruh, dengan PP No.78/2015 telah membuat kenaikan upah minimum yang
               berdasarkan inflasi 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12
               persen tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

               Mereka menilai, harusnya kenaikan UMP sebesar 15 persen. Buruh mengklaim
               angka itu didapat dari survei ke lapangan berdasarkan 78 item kebutuhan hidup
               layak.

               Di kesempatan itu, buruh juga menyampaikan kekecewaannya karena tak bisa
               bertemu langsung dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

               Mereka juga menyampaikan kepada pihak Kemnaker agar menolak investasi selama
               investasi itu memberikan upah kecil bagi buruh.

               Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani saat dikonfirmasi
               mengatakan, sudah menunggu para buruh.




                                                       Page 87 of 170.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93