Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 130
Title 2 JUTA PEKERJA KENA PHK AKIBAT CORONA, JOKOWI DIMINTA BUAT ASURANSI
PESANGON
Media Name liputan6.com
Pub. Date 23 April 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4234988/2-juta-pekerja-kena-phk-a kibat-corona-
Page/URL
jokowi-diminta-buat-asuransi-pesangon
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Organisasi serikat buruh mengeluhkan banyaknya pekerja yang menjadi korban
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi virus corona
(Covid-19).
Hal itu disampaikan saat tiga pimpinan serikat buruh bertemu Presiden Joko Widodo
atau Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (22/4/2020) kemarin.
Ketiga pimpinan serikat buruh itu antara lain, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja
Seluruh Indonesia (SPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPI Said Iqbal, dan
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban. Mereka meminta agar Jokowi membuat aturan
asuransi pesangon.
"Jadi pengusaha juga mempunyai cadangan asuransi pesangon kalau terjadi PHK.
Perusahaan tidak keberatan karena hak-hak buruh langsung dibayar dengan
asuransi pesangon," ujar Andi Gani.
Dia menilai aturan pemerintah soal asuransi pesangon untuk para pekerja sangat
penting. Dengan adanya aturan itu, kata Andi Gani, maka tidak ada lagi karyawan
yang menjadi korban PHK atau dirumahkan karena perusahaannya tutup.
"Presiden menyimak dengan sangat baik tadi permintaan 3 konfederasi buruh
terbesar," ucapnya.
Andi mengatakan bahwa berdasarkan data serikat buruh setidaknya ada 1,8 juta
pekerja yang dirumhkan sejak pandemi corona. Sedangkan, pekerja yang menjadi
korban PHK jumlahnya ada 600 ribu.
"Kalau dirumahkan masih dapat upah pokok. Dirumahkan berbeda dengan PHK.
Kalau PHK sudah pemutusan hubungan kerja secara langsung," jelas dia.
2 Juta Pekerja Kena PHK
Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, terdapat lebih dari 2 juta
tenaga kerja yang terkena aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penyebaran
Page 129 of 250.

