Page 208 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 208
Title DUA UNICORN TOLAK JADI MITRA KARTU PRAKERJA
Media Name lokadata.id
Pub. Date 23 April 2020
Page/URL https://lokadata.id/artikel/dua-unicorn-tolak-jadi-mitra-kartu-prakerj a
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kartu prakerja sedang dalam sorotan. Kali ini terkait dengan pemilihan mitra dari
kalangan platform digital.
Saat ini, program tersebut sudah menggandeng delapan platform. Antara lain,
Bukalapak, Tokopedia, Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Pijar Mahir, Pintaria,
Sekolahmu, dan prakerja.kemnaker.go.id.
Namun ternyata, ada dua platform digital berstatus Unicorn yang menolak
bergabung menjadi mitra saat pembentukan program ini. Unicorn adalah sebutan
bagi platform digital dengan nilai perusahaan mencapai AS $1 miliar.
"Karena mereka ingin asses kira-kira bisnis dan modelnya bagaimana, apakah kita
bisa lakukan atau tidak karena ini bukan core business-nya," ujar Direktur Eksekutif
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam video
conference, Rabu (22/4/2020).
Namun Denni tidak merinci dan enggan menyebut nama dua Unicorn tersebut.
Ringkasan
• Pada awal pembentukan program kartu prakerja, ternyata ada dua Unicorn
menolak jadi mitra.
• Unicorn adalah startup yang memiliki nilai perusahaan lebih dari AS $1 miliar
atau setara Rp 15,5 triliun.
• Saat ini, Indonesia punya lima Unicorn di antaranya Gojek, Tokopedia,
Traveloka, Bukalapak, dan OVO.
• Dengan adanya penolakkan dari dua Unicorn, akhirnya, pemerintah hanya
menunjuk delapan platform digital untuk menjalankan program ini.
• Namun keterlibatan delapan platform digital yang menjadi mitra, justru menuai
polemik.
• Terlebih, pemerintah melibatkan anggaran mencapai Rp5,6 triliun untuk program
tersebut.
Page 207 of 250.

