Page 212 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 212
ASEAN lain. Oleh karenanya kita butuh pendekatan secara institusional tadi," kata
Fithra melanjutkan.
Meski demikian, Fithra juga mengingatkan bahwa ongkos politik dari Omnibus Law
ini bisa sangat besar. Hasilnya kemungkinan tidak bisa dituai secara instan, dan
akan menghadapi tuntutan publik yang besar.
"Namun kalau berkaca dari Jerman yang juga pernah melakukan reformasi
ketenagakerjaan, mereka cukup sabar dan deregulasi secara institusi ini bisa
berbuah manis di masa depan," katanya .
Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan Editor: Subagyo COPYRIGHT (c)2020 .
Page 211 of 250.

