Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 213
Title KPK DIMINTA KAWAL KARTU PRAKERJA CEGAH POTENSI KORUPSI
Media Name antaranews.com
Pub. Date 23 April 2020
https://www.antaranews.com/berita/1439944/kpk-diminta-kawal-kartu-prak erja-cegah-
Page/URL
potensi-korupsi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengirimkan surat ke Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta lembaga antirasuah itu mengawal dan
mencegah potensi korupsi atas proyek kartu prakerja tahun 2020 dengan anggaran
Rp5,6 triliun.
"Hari ini sekitar pukul 13.00 WIB, MAKI telah berkirim surat melalui email kepada
pengaduan masyarakat KPK yang intinya meminta KPK mengawal dan mencegah
korupsi atas proyek Kartu Prakerja tahun 2020 anggaran Rp5,6 triliun," ucap
Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangannya di Jakarta, Kamis.
MAKI, kata dia, saat ini belum melaporkan dugaan korupsi dikarenakan belum
terjadi pembayaran secara lunas terhadap proyek ini sehingga belum terjadi
kerugian negara.
"Namun demikian, kami tetap meminta KPK mengawalnya karena ke depannya
berpotensi korupsi karena besarnya anggaran dan jenis pekerjaan yang sulit
diukur," ujar Boyamin.
Dalam surat yang ditujukan kepada pimpinan KPK itu, terdapat empat poin dugaan
potensi tindak pidana korupsi pada proyek Kartu Prakerja jika tidak dicegah sejak
dini.
Pertama, kata Boyamin, diduga akan terjadi pemahalan harga (mark up) sebesar
Rp2,58 triliun.
"Hal ini berdasar pendapat Peneliti INDEF Nailul Huda menyebut delapan platform
digital yang bekerja sama dengan pemerintah dalam menyediakan pelatihan kartu
prakerja berpotensi meraup untung sebesar Rp3,7 triliun. Ini berarti masing-masing
platform bisa meraih keuntungan dari proyek Rp457 miliar perplatform jika
keuntungan tersebut dibagi rata,"t uturnya.
Ia mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah memberikan batasan
keuntungan pada kisaran sekitar 20 persen atau Rp5,6 triliun dibagi 20 persen
adalah Rp1,12 triliun.
"Jika keuntungan Rp3,7 triliun dan dikurangi Rp1,12 triliun maka akan terjadi
pemahalan harga Rp2,58 triliun sehingga dengan keuntungan di atas 20 persen
Page 212 of 250.

