Page 246 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 246
Title KETUA DPR MINTA BALEG TUNDA PEMBAHASAN KLASTER KETENAGAKERJAAN DI RUU
CIPTA KERJA
Media Name liputan6.com
Pub. Date 23 April 2020
https://www.liputan6.com/news/read/4235998/ketua-dpr-minta-baleg-tunda -
Page/URL
pembahasan-klaster-ketenagakerjaan-di-ruu-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Badan Legislasi (Baleg) untuk menunda
sementara pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja.
Klaster sebut sebelumnya banyak diprotes dari kelompok serikat pekerja dan buruh.
"Pada kesempatan kali ini atas nama ketua dan pimpinan DPR, saya ingin
menyampaikan bahwa terkait dengan pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja, untuk
klaster ketenagakerjaan, kami meminta kepada Baleg untuk menunda
pembahasannya," ujar Puan melalui keterangannya, Kamis (23/4/2020).
Ketua DPP PDIP ini meminta klaster ketenagakerjaan ditunda karena semua pihak
tengah fokus penanganan pandemi Covid-19. Puan juga meminta DPR menerima
masukan serikat pekerja terkait RUU Cipta Kerja.
"Kami minta Baleg tidak membahas dahulu materi-materi pada klaster
ketenagakerjaan sehingga bisa menunggu aspirasi atau berdiskusi dengan
masyarakat terkait dengan klaster ketenagakerjaan," ujar Puan.
Penundaan itu juga agar DPR fokus dengan fungsi pengawasan, legislasi, dan
anggaran untuk penanganan pandemi virus corona.
Dia memastikan, DPR akan menjalankan tugas dan fungsinya dengan tetap menjaga
protap kesehatan dan mencegah penyebaran virus.
"Jadi semua tugas yang ada di komisi dilakukan dengan protap waspada corona
sesuai dengan tata tertib dan tata cara masing-masing. Dalam artian melakukan
tugas-tugasnya secara virtual, kerja-kerja terkait penanganan Covid-19 tetap
dilaksanakan di komisi masing-masing," kata Puan.
Setiap hari komisi-komisi di DPR melakukan rapat-rapat kerja yang dipimpin minimal
oleh dua orang pimpinan komisi.
"Mereka hadir secara fisik di komisi dalam melaksanakan rapat-rapat virtual dengan
mitra kerjanya," tegas Puan.
Page 245 of 250.

