Page 244 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 244
Title EKONOM UI: OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA DIPERLUKAN SEBAGAI PENDEKATAN
INSTITUSI PASKA COVID-19
Media Name rmol.id
Pub. Date 23 April 2020
https://politik.rmol.id/read/2020/04/23/431737/ekonom-ui-omnibus-law-r uu-cipta-
Page/URL
kerja-diperlukan-sebagai-pendekatan-institusi-paska-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal menilai Omnibus Law Rancangan
Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja adalah bagian dari pendekatan institusional yang
perlu dilakukan paska Covid-19.
Pasalnya, setelah berakhirnya wabah Covid-19 ini, Fitra menganalisa ada akan
jutaan pengangguran baru di Indonesia. Sehingga pemerintah perlu menyiapkan
kebijakan untuk menstimulus lapangan kerja baru.
"Akan muncul supply shock pasca pandemi ini karena ada peningkatan jumlah
pengangguran. Saya menghitung bisa sampai 7 juta pengangguran baru dan yang
paling terdampak sektor informal. Ini tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan
fiskal dan moneter saja, tapi harus secara institusional," kata Fithra dalam diskusi
bertajuk RUU Cipta Kerja dan Masa Depan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi Covid-
19, Kamis (23/4).
Pendekatan institusional ini, kata Fithra, sejak awal memang dibutuhkan karena
perekonomian Indonesia memang mengalami tren deindustrialisasi.
"Sebelum Covid, kita juga mengalami permasalahan sisi produktifitas di bidang
industri salah satunya dipengaruhi produktifitas buruh kita. Covid bisa membuat ini
semakin parah," ucapnya.
Fithra mengatakan, secara prinsip, pendekatan institusional dengan memperbaiki
regulasi, reformasi ketenagakerjaan, dan reformasi perpajakan diakomodasi dalam
Omnibus Law RUU Tenaga Kerja.
"Ini semua dibutuhkan supaya kita bisa memanfaatkan momentum bonus demografi
dan lepas dari jeratan negara berpendapatan menengah," tuturnya.
Momentum pasca pandemik Covid-19, juga harus dimanfaatkan karena banyak
negara-negara utama produsen dunia, sangat mungkin melakukan relokasi industri
dari China.
Kawasan Asia Tenggara, jadi salah satu wilayah yang sangat potensial
memanfaatkan hal ini.
Page 243 of 250.

