Page 240 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 240
Title NASDEM SEPAKAT ISU KETENAGAKERJAAN DIHAPUS DARI OMNIBUS LAW
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 23 April 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/306996-nasdem-sepakat-isu-keten agakerjaan-
Page/URL
dihapus-dari-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
BADAN Legislasi (Baleg) DPR RI menegaskan pembahasan ketenagakerjaan dalam
RUU Cipta Kerja diakhir. Guna memastikan omnibus law ini segera rampung, isu
yang masih menuai pro-kontra tersebut perlu dikeluarkan atau pembahasannya
secara khusus.
"Terkait statemen Ketua DPR (Puan Maharani yang meminta Baleg menunda isu
ketenagakerjaan) saya kira itu bahasa tersirat dari keinginan yang sama dengan
kami di NasDem. Sebab tidak mungkin juga mbak Puan akan statemen langsung
meminta Baleg untuk tidak membahas atau mengeluarkan klaster itu dari RUU,"
kata Wakil Ketua Baleg Willy Aditya kepada Media Indonesia, Kamis (23/4).
Menurut dia, penundaan isu ketenagakerjaan dari proses pembahasan RUU Cipta
Kerja sangat tepat. Berbeda bila Puan meminta tidak dibahas karena akan menjadi
tidak etis secara politik tidak bagus.
Di sisi lain, ia melihat, semua pihak juga sudah satu pemahaman bahwa isu
ketenagakerjaan perlu dikeluarkan dari RUU ini.
"Pemerintah sendiri juga tampaknya sudah sepemahaman, utamanya pasca
pertemuan Presiden dengan perwakilan tiga serikat buruh. Dan ini bagus. Ini artinya
proses komunikasi dan demokrasi berjalan dengan baik," paparnya.
Berbeda bila ada yang masih menolak secara keseluruhan RUU Cipta Kerja, kata dia,
tanpa argumentasi atau solusi. Pasalnya, regulasi ini sangat penting untuk
menyelesaikan tumpang tindih aturan di sektor investasi.
"Kalau mereka memang menolak RUU Ciptaker, apa tawaran mereka dalam upaya
melakukan penyederhanaan perizinan dan iklim investasi yang sehat. Jangan cuma
minta dan mendesak saja. Apa tawarannya kalau bukan omnibus law," urainya.
Menurut dia, sudah menjadi tugas DPR membahas RUU serta memberi ruang untuk
bersama-sama merumuskannya menjadi UU.
"DPR ini kan battle of ideas selain battle of interest. Apa-apa yang diusulkan oleh
pihak manapun diblejeti di sini. Termasuk RUU Cipta Kerja ini," katanya.
Page 239 of 250.

