Page 241 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 241

Ia pun menegaskan sekaligus mengingatkan bahwa RUU tidak akan langsung
               menjadi regulasi yang berlaku. RUU harus melalui sejumlah tahapan untuk akhirnya
               disahkan atau batal menjadi UU.


               "Jangan pernah berpikir kalau sebuah RUU masuk prolegnas atau masuk
               pembahasan otomatis akan lolos atau disahkan. Semuanya dipertarungkan,"
               jelasnya.


               Willy pun mengajak semua pihak untuk berbagi pemikiran dan gagasan dalam
               pembentukan regulasi yang lebih baik dan memantik kesejahteraan.


               "Jangan cuma menolak dan minta dicabut saja. Berikan dong kontribusi nyata
               berupa tawaran gagasan untuk masalah dan tantangan- tantangan tadi. Kemudian
               sampaikan itu ke pemerintah atau partai-partai agar bisa diakselerasi lebih jauh
               menjadi usulan atau bahkan langkah politik. Jadi kongkrit tawarannya," paparnya.

               Ia mengatakan masyarakat jangan terjebak dalam debat kusir dan diskusi minim
               solusi. Maka pihak yang mengkritisi RUU ini, terlebih dari kalangan intelektual atau
               akademisi harus memiliki dasar pemahaman yang utuh terhadap tumpang tindih
               regulasi yang berlaku saat ini.

               Begitu pula yang menerima RUU Cipta Kerja, lanjut dia, harus menguasai isi dan
               landasan secara keseluruhan.

               "Kalau cuma minta cabut atau menolak saja, aktivis semester satu juga bisa. Tapi
               kalau levelnya sudah akademisi ya jangan begitulah," pungkasnya. (OL-4).











































                                                      Page 240 of 250.
   236   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246