Page 133 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 133

Judul               Buruh Jawa Barat & Nasional Mogok Massal, Catat Tanggalnya!
                Nama Media          cnbcindonesia.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.cnbcindonesia.com/news/20211117192055-4-
                                    292349/buruh-jawa-barat-nasional-mogok-massal-catat-tanggalnya
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-17 19:23:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Kalangan  buruh  kompak  untuk  mengadakan  mogok  nasional  demi  memprotes  keputusan
              pemerintah  yang  hanya  menaikkan  upah  minimum  sebesar  1,09%. Padahal,  tuntutan  buruh
              adanya  kenaikan  mencapai  10%.  Tidak  bertemunya  kesepakatan  ini,  buruh  secara  nasional,
              termasuk Jawa Barat, bakal kompak untuk mengadakan mogok dalam beberapa hari ke depan.



              BURUH JAWA BARAT & NASIONAL MOGOK MASSAL, CATAT TANGGALNYA!

              Jakarta,  Kalangan  buruh  kompak  untuk  mengadakan  mogok  nasional  demi  memprotes
              keputusan pemerintah yang hanya menaikkan upah minimum sebesar 1,09%. Padahal, tuntutan
              buruh  adanya  kenaikan  mencapai  10%.  Tidak  bertemunya  kesepakatan  ini,  buruh  secara
              nasional, termasuk Jawa Barat, bakal kompak untuk mengadakan mogok dalam beberapa hari
              ke depan.

              "Se-Indonesia karena tanggal 30 November batas akhir penetapan UMK oleh Gubernur. Rencana
              untuk  upah  minimum  mogok  2  hari,  yakni  tanggal  29  dan  30  November  2021,"  kata  Ketua
              Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit, Roy Jinto, kepada Rabu (17/11/21).

              Mogok  akan  berlangsung  sebelum  penetapan  upah  minimum  kota/kabupaten  (UMK)  namun
              setelah penetapan UMP. Buruh juga menuntut pemerintah untuk tidak menggunakan PP36/2021
              sebagai dasar perhitungan. Pasalnya, perhitungan dengan metode ini sudah banyak masalah.

              "Dalam PP 36/2021 mensyaratkan pertumbuhan ekonomi atau inflasi kabupaten/kota 3 tahun
              terakhir, sedangkan tidak semua kabupaten/kota menghitung dan merilis pertumbuhan ekonomi
              yang dibutuhkan tersebut, jauh-jauh hari kita teman-teman di kabupaten/kota sudah mencoba
              meminta  data-data  tersebut  ke  BPS  kabupaten/kota  namun  BPS  tersebut  menyatakan  tidak
              mempunyai data-data yang dibutuhkan," kata Roy.

              Rasa  kecurigaan  buruh  kian  menjadi  ketika  tiba-tiba  muncul  Surat  Edaran  (SE)  Menaker  RI
              tanggal 9 Nopember 2021 mengenai data-data pertumbuhan ekonomi se-Indonesia, sehingga
              buruh sangat meragukan data-data yang disampaikan Menaker tersebut.

                                                           132
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138