Page 215 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 215

Judul               Kenaikan UMP Lampung Tahun 2022 Tunggu Persetujuan Gubernur
                Nama Media          kupastuntas.co
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kupastuntas.co/2021/11/17/kenaikan-ump-lampung-tahun-
                                    2022-tunggu-persetujuan-gubernur
                Jurnalis            Siti Khoiriah
                Tanggal             2021-11-17 16:45:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Dinas  Tenaga  Kerja  Provinsi  Lampung  sampai  saat  ini  masih  menunggu  persetujuan  dari
              Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait dengan ketetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang
              akan diterapkan pada tahun 2022 mendatang. Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung,
              Agus Nompitu mengatakan, berdasarkan surat edaran (SE) dari Kementerian Ketenagakerjaan
              setiap Gubernur diminta untuk menaikan UMP 2022 dengan rata-rata sebesar 1,09 persen.


              KENAIKAN UMP LAMPUNG TAHUN 2022 TUNGGU PERSETUJUAN GUBERNUR

              Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung sampai saat ini masih
              menunggu persetujuan dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait dengan ketetapan Upah
              Minimum Provinsi (UMP) yang akan diterapkan pada tahun 2022 mendatang.

              Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu mengatakan, berdasarkan surat
              edaran (SE) dari Kementerian Ketenagakerjaan setiap Gubernur diminta untuk menaikan UMP
              2022 dengan rata-rata sebesar 1,09 persen.

              "Kenaikan  UMP  sudah  ada  formula  nya.  Kita  sudah  usulkan  ke  Gubernur  Lampung  dengan
              memperhatikan formula yang dijadikan rujukan. Untuk berapa persen kenaikannya kita tunggu
              saja  ketika  gubernur  sudah  memutuskan,"  kata  Agus  saat  dimintai  keterangan,  Rabu
              (17/11/2021).

              Menurutnya, setelah terbitnya SE tersebut pihaknya bersama dengan dewan pengupahan yang
              terdiri dari pengusaha, asosiasi buruh, BPS, akademisi hingga OPD dari sektor terkait langsung
              melakukan rapat koordinasi.

              "SE tersebut menjadi rujukan karena sudah ada formula dalam provinsi dan daerah menetapkan
              UMP masing-masing. Yang dipertimbangkan adalah aspek makro ekonomi daerah dan kondisi
              ketenagakerjaan daerah yang dijadikan dasar penetapan," katanya.





                                                           214
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220