Page 218 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 218

MENAKER: UPAH MINIMUM, SALAH SATU INSTRUMEN PENGENTASAN
              KEMISKINAN

              Liputan.co.id,  Jakarta  -  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan  penetapan  Upah
              Minimum (UM) Tahun 2022, berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan
              aturan turunannya PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, bertujuan untuk memberikan
              perlindungan  kepada  pekerja/buruh  agar  upahnya  tidak  dibayar  terlalu  rendah  akibat  posisi
              tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja.
              Kebijakan UM ini, menurut Ida, merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan
              sebagai  salah  satu  instrumen  pengentasan  kemiskinan  serta  serta  mendorong  kemajuan
              ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing. "UM adalah upah terendah
              yang ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang
              dari  1  tahun  pada  perusahaanyang  bersangkutan,"  kata  Ida,  dalam  temu  pers  di  Kantor
              Kemnaker, Jakarta, Selasa (16/11/2021).

              Politikus  PKB  itu  menjelaskan,  UM  berdasarkan  PP  No.  36  Tahun  2021  hanya  berdasarkan
              wilayah, yaitu Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Tidak
              ada  lagi  penetapan  UM  berdasarkan  sektor,  namun  UMS  yang  telah  ditetapkan  sebelum  2
              November 2020 tetap berlaku hingga UMS tersebut berakhir atau UMP/UMK di wilayah tersebut
              telah lebih tinggi.

              "Dengan demikian UMS tetap berlaku dan harus dilaksanakan oleh pengusaha," ujar Ida Fauziyah
              didampingi Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri.

              Sesuai SE Mendagri 561/6393/SJ perihal penetapan UM tahun 2022 kepada seluruh gubernur,
              Ida Fauziyah meminta Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat tanggal 21 November
              2021.  Namun  mengingat  21  November  merupakan  hari  libur  nasional maka  penetapan  UMP
              harus dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021. "Dalam menetapkan
              UMK, maka harus dilakukan Gubernur paling lambat tanggal 30 November 2021 dan dilakukan
              setelah penetapan UMP," katanya.

              Ida Fauziyah menegaskan semangat dari formula UM berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021
              adalah untuk mengurangi kesenjangan UM, sehingga terwujud keadilan antar wilayah. Ia menilai
              keadilan antar wilayah tersebut dicapai melalui pendekatan rata-rata konsumsi rumah tangga di
              masing-masing wilayah.

              Ditambahkan  Menaker,  mencermati  UM  yang  ada  saat  ini  tidak  memili  korelasi  sama  sekali
              dengan  angka  rata-rata  konsumsi,  median  upah  atau  bahkan  tingkat  penganggurannya.
              Contohnya, ada suatu kabupaten dan kota saling bersebelahan namun kabupaten memiliki nilai
              UM hampir 2 kali dari kota.

              "Ada pula, kabupaten dengan angka pengangguran sangat tinggi dan mayoritas penduduknya
              masih bertani, namun karena kabupaten tersebut memiliki wilayah industri sehingga dipaksa
              memiliki nilai UMK yang sangat tinggi," ungkapnya.

              Kepada  media,  Ida  Fauziyah  juga  memperkenalkan  sekaligus  meluncurkan  wagepedia, yakni
              kanal informasi milik Kemnaker yang dapat diakses oleh seluruh pihak. Melalui wagepedia ini,
              publik dapat mengetahui data dan informasi terkait pengupahan secara valid, akurat dan dapat
              diakses  secara  transparan.  "Dalam  wagepedia  tersebut  juga  terdapat  fitur  kalkulator  upah
              minimum, sehingga siapa pun, di mana pun dan kapan pun dapat mengetahui perhitungan nilai
              UM tahun 2022. Dengan demikian, data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu alternatif
              pengambilan  keputusan  para  stakeholder  pengupahan  dengan  transparan  dan  akurat,"
              imbuhnya.[liputan.co.id].

                                                           217
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223