Page 222 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 222

Judul               Upah Minimum Tahun Depan Cuma Naik 1 Persen, Buruh: Ini Sangat
                                    Memalukan
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/11/17/upah-minimum-tahun-
                                    depan-cuma-naik-1-persen-buruh-ini-sangat-memalukan
                Jurnalis            Bambang Ismoyo
                Tanggal             2021-11-17 16:39:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah mengumumkan rata-rata
              kenaikan  Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  tahun  2022  sebesar  1,09  persen.  Asosiasi  Serikat
              Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) memprotes keras keputusan tersebut.



              UPAH MINIMUM TAHUN DEPAN CUMA NAIK 1 PERSEN, BURUH: INI SANGAT
              MEMALUKAN

              Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah mengumumkan rata-rata
              kenaikan  Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  tahun  2022  sebesar  1,09  persen.  Asosiasi  Serikat
              Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) memprotes keras keputusan tersebut.

              Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat menjelaskan, Pemerintah menetapkan kenaikan upah
              minimum berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

              Yang di mana, aturan tersebut merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11
              Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

              "Pemerintah sedang mempermalukan dirinya sendiri, karena terbukti membuat aturan turunan
              berupa PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Yang justru bertentangan dengan UU No.
              11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," ungkap Mirah, Rabu (17/11/2021).

              Mirah  kembali  melanjutkan,  dalam  UU  Cipta  Kerja,  kenaikan  upah  minimum  dihitung  hanya
              berdasar variabel pertumbuhan ekonomi atau inflasi (bukan akumulasi). Namun dalam PP No.
              36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, ada tambahan formula baru yang ditetapkan sepihak oleh
              Pemerintah, yang tidak diatur dalam UU Cipta Kerja

              Yaitu  penyesuaian  nilai  upah  minimum  ditetapkan  dalam  rentang  nilai  batas  atas  dan  batas
              bawah.



                                                           221
   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227