Page 226 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 226
Judul Buruh Batam Sebut Pemerintah Tak Punya Empati terkait UMK
Nama Media kumparan.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://kumparan.com/batamnews/buruh-batam-sebut-pemerintah-
tak-punya-empati-terkait-umk-1ww76MVWsBq
Jurnalis BATAMNEWS
Tanggal 2021-11-17 16:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Suprapto (Panglima Garda Metal FSPMI Kota Batam) Berarti pemerintah tak punya
empati
neutral - Suprapto (Panglima Garda Metal FSPMI Kota Batam) Mereka hanya menunggu surat
edaran dari mendagri dan menaker kan gitu. Artinya dewan pengupahan tidak punya
kewenangan untuk menata UMK di daerah masing-masing
negative - Alfatoni (Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)) Tak tahu lagi lah.
Sudah pakai rumus semua. Harusnya memperhatikan KHL, tapi sepertinya sudah tak ada ada
survei lagi tahun ini. Padahal yang tahu biaya hidup di sini ya kita yang tinggal dan bekerja di
sini
negative - Alfatoni (Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)) Kemarin kami coba
hitung-hitung. Jadi hanya segitu kenaikannya. Padahal biaya hidup di Batam sangat tinggi,
namun upah jauh di bawah biaya hidup
Ringkasan
Federasi Serikat Pekerjaan Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, menolak kenaikan UMK dalam
kisaran Rp 20-30 ribu. Angka itu muncul usai rapat Dewan Pengupahan Kota Batam. Panglima
Garda Metal FSPMI Kota Batam Suprapto, tetap meminta Upah Minimum 2022 harus naik sebesar
7 sampai 20 persen.
BURUH BATAM SEBUT PEMERINTAH TAK PUNYA EMPATI TERKAIT UMK
Federasi Serikat Pekerjaan Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, menolak kenaikan UMK dalam
kisaran Rp 20-30 ribu. Angka itu muncul usai rapat Dewan Pengupahan Kota Batam. Panglima
225

