Page 228 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 228

udul                Buruh Kritik Penetapan UMK Karimun 2022: Tak Sesuai Kenaikan
                                    Bahan Pokok
                Nama Media          kumparan.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kumparan.com/kepripedia/buruh-kritik-penetapan-umk-
                                    karimun-2022-tak-sesuai-kenaikan-bahan-pokok-1ww6F8Vsj3U
                Jurnalis            kepripedia
                Tanggal             2021-11-17 16:34:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Muhammad Fajar (Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun) Ini tidak sebanding dengan
              kenaikan  sembako  dan  lainnya.  Seperti  naiknya  BBM,  kenaikan  elektronik  35-40%,  minyak
              goreng naik 21%, telur naik 30% ataupun kenaikan lainnya

              neutral  -  Muhammad  Fajar  (Ketua  SPAI-FSPMI  Kabupaten  Karimun)  Kami  juga  telah
              mengirimkan surat tanggapan untuk tidak hadir di rapat UMK 2022


              Ringkasan

              Penetapan  Upah  Minimum  Kota  (UMK)  Kabupaten  Karimun  tahun  2022  mendapat  kritik dari
              Federasi Serikat pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Karimun, provinsi Kepulauan Riau. Ketua SPAI-
              FSPMI Kabupaten Karimun, Muhammad Fajar, menyatakan jika penetapan UMK 2022 tersebut
              tidak sesuai dengan kenaikan terhadap kebutuhan bahan pokok saat ini.



              BURUH KRITIK PENETAPAN UMK KARIMUN 2022: TAK SESUAI KENAIKAN BAHAN
              POKOK

              Penetapan  Upah  Minimum  Kota  (UMK)  Kabupaten  Karimun  tahun  2022  mendapat  kritik dari
              Federasi Serikat pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Karimun, provinsi Kepulauan Riau.

              Ketua  SPAI-FSPMI  Kabupaten  Karimun,  Muhammad  Fajar,  menyatakan  jika  penetapan  UMK
              2022 tersebut tidak sesuai dengan kenaikan terhadap kebutuhan bahan pokok saat ini.

              "Ini  tidak  sebanding  dengan  kenaikan  sembako  dan  lainnya.  Seperti  naiknya  BBM,  kenaikan
              elektronik 35-40%, minyak goreng naik 21%, telur naik 30% ataupun kenaikan lainnya," kata
              Fajar, Rabu (17/11).




                                                           227
   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233