Page 229 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 229
Fajar mengungkapkan, pihaknya menolak sepenuhnya rumusan dengan PP Nomor 36 Tahun
2021 yang digunakan untuk menetapkan besaran UMK tahun 2022 itu.
Salah satu alasannya adalah karena pihaknya masih melayangkan gugatan yudisial review di
Mahkamah Konstitusi dan tetap mengusulkan untuk menggunakan PP Nomor 78 Tahun 2015.
Ia juga menjelaskan, pihaknya tidak menghadiri penetapan UMK tahun 2022 tersebut.
Sementara pembahasan tetap dilanjutkan bersama dewan pengupahan perwakilan pemerintah
bersama para pengusaha.
"Kami juga telah mengirimkan surat tanggapan untuk tidak hadir di rapat UMK 2022," ucap Fajar.
Diketahui sebelumnya pemerintah telah menetapkan besaran UMK Karimun 2022 sebesar Rp
3.348.765. Artinya besaran UMK tahun 2022 naik sebesar 0,38 persen atau Rp 12.863. Diketahui
UMK Kabupaten Karimun tahun 2021 sebesar Rp 3.335.902.
228

