Page 235 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 235
Judul Disnaker Majalengka Pastikan UMK 2022 Naik, tapi Masih Tunggu
Keputusan Pemprov
Nama Media kumparan.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://kumparan.com/ciremaitoday/disnaker-majalengka-pastikan-
umk-2022-naik-tapi-masih-tunggu-keputusan-pemprov-1ww74dtRhox
Jurnalis ciremaitoday
Tanggal 2021-11-17 16:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Maman Sutiman (Kepala Dinas Tenaga Ketenagakerjaaan, Koperasi, dan Usaha Kecil
Menengah (Disnaker KUKM)) Kalau kenaikan pasti ada ya, tapi tidak signifikan, paling hanya 0
koma sekian lah. Jadi kalau merujuk seperti tuntutan teman-teman kemarin, sulit. Rumusnya
kan dari PP 36 Tahun 2021
neutral - Maman Sutiman (Kepala Dinas Tenaga Ketenagakerjaaan, Koperasi, dan Usaha Kecil
Menengah (Disnaker KUKM)) Kita juga sangat ingin kesejahteraan buruh. Karena itu akan
berdampak terhadap perekonomian Majalengka. Kami ingin buruh dan pengusaha terakomodir
neutral - Maman Sutiman (Kepala Dinas Tenaga Ketenagakerjaaan, Koperasi, dan Usaha Kecil
Menengah (Disnaker KUKM)) Tanggal 21 (November) UMP ditetapkan. Setelah itu kami di
kabupaten membahas UMK. Dalam pembahasan itu di dalamnya ada unsur buruh, pemerintah,
pengusaha, akademisi, pakar dan lain-lain
Ringkasan
Pemkab Majalengka, Jawa Barat, masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022. Sebelumnya buruh di Majalengka 2
kali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Majalengka menuntut UMK Majalengka
yang tadinya Rp 2.009.000, naik 27,4 persen atau menjadi Rp 2.559.000.
234

