Page 298 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 298

Namun,  dari  pihak  pihak  asosiasi  dan  pengusaha  tidak  ingin  keluar  dari  regulasi  yang  telah
              ditetapkan oleh pemerintah dengan berdasarkan surat Kementerian Ketenagakerjaan Republik
              Indonesia  tanggal  9  November  2021  tentang  penyampaian  data  perekonomian  dan
              ketenagakerjaan dalam penetapan upah minimum pada Tahun 2022.

              “Akan tetapi, pada prinsipnya kami menyetujui kenaikan upah minimum provinsi pada tahun
              2022 sebesar 50 ribu rupiah atau 1,73 persen dengan nilai 2.938.564 rupiah,” ujarnya.

              Baca:  MNC  Securities:  IHSG  Masih  Melemah,  Ini  15  Saham  Pilihan  (25/9/2013)  Edy  juga
              menyampaikan  bahwasanya  dengan  telah  disetujuinya  kenaikan  UMP  ini  sudah  didapatkan
              sebuah kesepakatan baik dari pihak serikat pekerja buruh dengan pihak Asosiasi Pengusaha
              Indonesia (Apindo) yang ada di Provinsi Riau.

              Dengan begitu unsur serikat pekerja dan serikat buruh dapat menerima tawaran dari asosiasi
              Apindo Provinsi Riau dengan kenaikan UMP untuk Tahun 2022 sebesar 1,73% dengan nilai Rp50
              ribu.
              Seperti diketahui, berdasarkan hasil sidang dewan pengupahan, disetujui oleh kedua belah pihak
              bahwa  UMP  Riau  2022  naik  1,73%.  Dengan  demikian  besaran  UMP  Riau  di  tahun  depan
              Rp2.938.564. Selanjutnya hasil penetapan ini akan dilaporkan ke Gubernur Riau Syamsuar untuk
              diterbitkan SK-nya. (bpc2)


















































                                                           297
   293   294   295   296   297   298   299   300   301   302   303