Page 293 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 293

Judul               Upah Minimum Tidak Berlaku untuk Pekerja UMKM
                Nama Media          kalsel.prokal.co
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kalsel.prokal.co/read/news/44991-upah-minimum-tidak-
                                    berlaku-untuk-pekerja-umkm
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-17 15:21:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Selama ini para pengusaha diharuskan membayar gaji ke karyawan berdasarkan upah minimum
              yang ditetapkan di masing-masing pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, ternyata kebijakan
              ini tidak berlaku bagi pekerja di sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Hal itu disampaikan Direktur
              Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani dalam Seminar Terbuka
              Kemnaker, Senin (15/11) tadi.


              UPAH MINIMUM TIDAK BERLAKU UNTUK PEKERJA UMKM

              BANJARBARU - Selama ini para pengusaha diharuskan membayar gaji ke karyawan berdasarkan
              upah  minimum  yang  ditetapkan  di  masing-masing  pemerintah  provinsi  dan  kabupaten/kota,
              ternyata kebijakan ini tidak berlaku bagi pekerja di sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

              Hal itu disampaikan Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani
              dalam Seminar Terbuka Kemnaker, Senin (15/11) tadi.

              Terkait informasi tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel Gustafa Yandi tak menampik
              jika  UMKM  tidak  diharuskan  memberikan  upah  sesuai  UMP.  "Karena  sektor  UMKM  masih
              berusaha untuk bangkit dari keterpurukan selama pandemi Covid-19," katanya.
              Menurutnya, tidak berlakunya upah minimum bagi UMKM sangat menguntungkan para pelaku
              usaha menengah dan kecil. "Karena kita sangat memahami bagaimana kondisi usaha UMKM
              pada masa pandemi ini," ujarnya.

              Beruntung kata Gustafa, pandemi virus corona sekarang mulai bisa teratasi, sehingga pelaku
              UMKM kembali bangkit dari keterpurukan. "Pelan-pelan usaha mereka menuju kondisi stabil,"
              katanya.

              Sekadar  diketahui,  berdasarkan  Keputusan  Gubernur  Kalimantan  Selatan  Nomor
              188.44/0734/KUM/2020, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Selatan tahun 2021 sebesar
              Rp 2.877.448.


                                                           292
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298