Page 288 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 288

Judul               UMK Pekanbaru Tahun 2022 Diprediksi Capai Rp3 Juta Lebih
                Nama Media          goriau.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.goriau.com/berita/baca/umk-pekanbaru-tahun-2022-
                                    diprediksi-capai-rp3-juta-lebih.html
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-17 15:26:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Abdul Jamal (Kepala Disnaker Kota Pekanbaru) Pekan ini kita akan gelar rapat dengan
              dewan pengupahan. Sebelum akhir november besaran UMK Pekanbaru sudah ditetapkan

              negative - Abdul Jamal (Kepala Disnaker Kota Pekanbaru) Mereka menggunakan data BPS, jadi
              besok kita dengarkan saja. Tapi kalau kita lihat, kita baca di pusat naik satu sekian persen, di
              provinsi juga naik 1,7 persen karena orang itu memakai data BPS



              Ringkasan

              Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru diprediksi akan mencapai Rp3 juta lebih pada tahun 2022.
              Pasalnya,  Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  Riau  akan  naik  sebesar  Rp  1,7  persen.  Hal  ini
              disampaikan Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Rabu (17/11/2021). Menurutnya,
              UMK itu harus lebih besar dari UMP.



              UMK PEKANBARU TAHUN 2022 DIPREDIKSI CAPAI RP3 JUTA LEBIH
              Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru diprediksi akan mencapai Rp3 juta lebih pada tahun 2022.
              Pasalnya,  Upah  Minimum  Provinsi  (UMP)  Riau  akan  naik  sebesar  Rp  1,7  persen.  Hal  ini
              disampaikan Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Rabu (17/11/2021). Menurutnya,
              UMK itu harus lebih besar dari UMP.

              "Pekan ini kita akan gelar rapat dengan dewan pengupahan. Sebelum akhir November, besaran
              UMK Pekanbaru sudah ditetapkan, " ujarnya, Rabu (17/11/2021).

              Ia menjelaskan bahwa penetapan UMK sekarang berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu UMK
              ditetapkan melalui survei, tetapi sekarang terpengaruh oleh inflasi. "Mereka menggunakan data
              BPS, jadi besok kita dengarkan saja. Tapi kalau kita lihat, kita baca di pusat naik satu sekian
              persen, di provinsi juga naik 1,7 persen karena orang itu memakai data BPS," jelasnya. ***


                                                           287
   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293