Page 283 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 283
Presiden ASPEK, Mirah Sumirat mengatakan bahwa pemerintah membuat aturan turunan yang
bertentangan dengan UU Cipta Kerja yang ini justru membuat mereka mempermalukan diri
sendiri.
"Pemerintah sedang mempermalukan dirinya sendiri, karena terbukti membuat aturan turunan
berupa PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang justru bertentangan dengan UU No.
11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," katanya, Rabu (17/11).
Selain itu, ia menungkapkan bahwa kenaikan UMP hanya berkisar sebesar Rp. 37.538 saja.
"Berdasarkan PP No. 36 tahun 2021, kenaikan UMP 2022 tertinggi adalah di DKI Jakarta menjadi
sebesar Rp 4.453.724 dari sebelumnya tahun 2021 sebesar Rp 4.416.186,548. Artinya hanya
naik sebesar Rp 37.538," ungkapnya.
Oleh karena itu, Ia mengatakan bahwa ASPEK akan mendukung penuh KSPI yang akan
melakukan mogok nasional sebagai bentuk penolakan terhadap penetapan UMP 2022 "ASPEK
Indonesia sebagai Federasi serikat pekerja afiliasi KSPI, mendukung penuh rencana KSPI yang
akan melakukan Mogok Nasional secara konstitusional untuk menolak penetapan UMP 2022,"
kata Mirah.
282

