Page 282 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 282
Judul UMP Hanya Naik 1,09 Persen, ASPEK Sebut Pemerintah Permalukan
Diri Sendiri
Nama Media aktual.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://aktual.com/ump-hanya-naik-109-persen-aspek-sebut-
pemerintah-permalukan-diri-sendiri/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-17 15:46:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Pemerintah sedang mempermalukan
dirinya sendiri, karena terbukti membuat aturan turunan berupa PP No. 36 Tahun 2021 tentang
Pengupahan, yang justru bertentangan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
positive - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Berdasarkan PP No. 36 tahun 2021,
kenaikan UMP 2022 tertinggi adalah di DKI Jakarta menjadi sebesar Rp 4.453.724 dari
sebelumnya tahun 2021 sebesar Rp 4.416.186,548. Artinya hanya naik sebesar Rp 37.538
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) ASPEK Indonesia sebagai Federasi serikat
pekerja afiliasi KSPI, mendukung penuh rencana KSPI yang akan melakukan Mogok Nasional
secara konstitusional untuk menolak penetapan UMP 2022
Ringkasan
Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) memprotes keras kebijakan Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang hanya menaikkan Upah Minimum Provinsi tahun 2022
sebesar 1,09 persen. Presiden ASPEK, Mirah Sumirat mengatakan bahwa pemerintah membuat
aturan turunan yang bertentangan dengan UU Cipta Kerja yang ini justru membuat mereka
mempermalukan diri sendiri.
UMP HANYA NAIK 1,09 PERSEN, ASPEK SEBUT PEMERINTAH PERMALUKAN DIRI
SENDIRI
Jakarta, aktual.com - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) memprotes keras kebijakan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang hanya menaikkan Upah Minimum Provinsi tahun
2022 sebesar 1,09 persen.
281

