Page 278 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 278
Judul Upah Minimum Rata-rata Naik 1,09 Persen Tahun Depan, Pekerja
Terjepit
Nama Media bisnis.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20211117/12/1467164/upah-
minimum-rata-rata-naik-109-persen-tahun-depan-pekerja-terjepit
Jurnalis Newswire
Tanggal 2021-11-17 15:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Bhima Yudhistira (Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Kalau
kenaikan upah minimum hanya 1,09 persen, konsumsi masyarakat pasti akan terpengaruh
karena tahun depan ada penyesuaian PPN, naik dari 10 persen menjadi 11 persen
negative - Bhima Yudhistira (Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Kalau
kenaikan upah cuma 1 persen, sementara proyeksi terjadi inflasi di atas 3-4 persen di 2022 ini
efeknya berarti daya beli kelas menengah dan pekerja rentan bisa tergerus inflasi. Jadi ini
menyebabkan pemulihan daya beli dan konsumsi rumah tangga terhambat
negative - Bhima Yudhistira (Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Kalau upah
minimum kecil bisa pekerja melakukan tekanan terus menerus dan membuka adanya
ketimpangan keberpihakan kepada pengusaha. Pengusaha dapat revisi UU Minerba, dapat UU
Cipta Kerja, sementara pekerja hanya dapat kenaikan upah minimum di bawah inflasi, itu sangat
menyakitkan
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini rata-rata nasional. Tentu sekali lagi kita
tunggu para gubernur. Data BPS sudah kami sampaikan ke para gubernur. Nanti pada saatnya
gubernur akan menetapkan. Tapi simulasi secara nasional itu kenaikannya 1,09 persen
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Karena 21 November merupakan hari libur
nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat satu hari sebelumnya, yaitu tgl 20
November 2021
277

