Page 440 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 440
Judul UMP Cuma Naik 1,09 Persen, Yang Beri Upah di Bawah Standar Kena
Sanksi Pidana
Nama Media nkriku.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://nkriku.com/ump-cuma-naik-109-persen-yang-beri-upah-di-
bawah-standar-kena-sanksi-pidana/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-17 12:29:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Bagi perusahaan yang membayar upah di
bawah upah minimum akan dikenai sanksi pidana
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan bahwa upah minimum provinsi (UMP) 2022
naik sebesar 1,09 persen. Kenaikan tersebut masih menunggu keputusan masing-masing
gubernur, paling lambat 20 November 2021. Kemudian Ida menegaskan, perusahaan tak boleh
lagi menangguhkan gaji para karyawan.
UMP CUMA NAIK 1,09 PERSEN, YANG BERI UPAH DI BAWAH STANDAR KENA
SANKSI PIDANA
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan bahwa upah minimum provinsi (UMP) 2022
naik sebesar 1,09 persen.
Kenaikan tersebut masih menunggu keputusan masing-masing gubernur, paling lambat 20
November 2021. Kemudian Ida menegaskan, perusahaan tak boleh lagi menangguhkan gaji para
karyawan.
Perusahaan juga bakal dikenai pidana jika memberikan upah di bawah ketetapan UMP. "Bagi
perusahaan yang membayar upah di bawah upah minimum akan dikenai sanksi pidana," kata
Ida dalam rapat virtual pada Selasa, 16 November 2021.
Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang
pengupahan.
439

