Page 493 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 493
Judul Tolak UMP 2022 Versi Pemerintah, Serikat Buruh Ancam Mogok Kerja
Nama Media tirto.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://tirto.id/tolak-ump-2022-versi-pemerintah-serikat-buruh-ancam-
mogok-kerja-glrd
Jurnalis Selfie Miftahul Jannah
Tanggal 2021-11-17 11:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Pemerintah sedang mempermalukan
dirinya sendiri, karena terbukti membuat aturan turunan berupa PP (Peraturan Pemerintah)
Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang justru bertentangan dengan Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Artinya dengan kenaikan UMP tahun 2022
tertinggi hanya sebesar Rp 37.538 dan kenaikan terendah adalah hanya naik Rp 14.032, ini
sangat memalukan di tengah kondisi rakyat yang semakin sulit dan daya beli masyarakat yang
semakin rendah. Rakyat dipaksa untuk terus miskin
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Kami serikat pekerja afiliasi KSPI,
mendukung penuh rencana KSPI yang akan melakukan Mogok Nasional secara konstitusional
untuk menolak penetapan UMP 2022 yang tidak manusiawi dan ini semakin membuktikan bahwa
Pemerintah tidak mampu memberikan kehidupan yang layak kepada rakyat nya
Ringkasan
Serikat buruh menolak keputusan pemerintah yang menaikkan rata-rata Upah Minimum Provinsi
(UMP) tahun 2022 sebesar 1,09 persen. Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia menolak
keputusan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menaikkan rata-rata Upah Minimum
Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 1,09 persen.
TOLAK UMP 2022 VERSI PEMERINTAH, SERIKAT BURUH ANCAM MOGOK KERJA
Serikat buruh menolak keputusan pemerintah yang menaikkan rata-rata Upah Minimum Provinsi
(UMP) tahun 2022 sebesar 1,09 persen.
492

