Page 583 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 583
Jadi Gubernur OD telah mengumumkan bahwa UMP Sulut tahun 2022 masih berada di angka Rp
3.310.723. Angka ini sama dengan angka UMP tahun 2021. Artinya tidak ada kenaikan terhadap
UMP Sulut tahun 2022. Hal ini dibeberkan Gubernur OD, Rabu (17/11) pagi, diruangan kerjanya.
Menurut Gubernur OD, jika merujuk Permendagri 37, batas atas UMP Provinsi Sulut harusnya di
angka, Rp3.187.240. Namun demikian Sulut tidak mengambil batas atas sesuai amanah
Pemendagri tersebut. “UMP Sulut tahun 2022, sama seperti tahun 2021, belum ada kenaikan
yaitu sebesar Rp 3.310.723,” tuturnya.
Gubernur OD sangat berharap semua komponen dapat memahami keputusan Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Sulut ini. “Karena kita ketahui bersama dampak pandemi Covid-19 telah
memukul semua sektor hingga menyebabkan banyak pengusaha yang tak bisa bertahan hingga
dampaknya angka pengangguran naik tajam. Selain itu, dengan putusan UMP ini akan banyak
investor yang akan berinvestasi ke Sulut dan tentunya lapangan kerja akan kembali terbuka
hingga angka pengangguran akan kembali menurun,” bebernya.
Sementara itu Ketua Dewan Pengupahan Dr Ronny Maramis mengatakan bahwa, rekomendasi
disodorkan ke Gubernur OD telah mengacu Peraturan Pemerintah (PP) 36/2021 menyangkut
Pengupahan merupakan turunan dari Undang-undang 11/2020 tentang Cipta Kerja. “Dan
tentunya besaran UMP telah disampaikan Gubernur, telah melalui kajian matang dan merujuk
pada aturan dan melibatkan semua komponen terkait,” tandasnya.
(Balladewa Setlight UKW 17394)
582

