Page 422 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 NOVEMBER 2021
P. 422

persen dan pertumbuhan ekonomi 4,6 persen. Sehingga UMK 2022 seharusnya naik menjadi Rp
              3.397.623,99
              negative  -  Heru  Budi  Utoyo  (Ketua  DPD  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Nasional  (KSPN)  Kota
              Semarang) Kami konsisten menolak PP 36 Tahun 2021. Itu juga yang digaungkan oleh organisasi
              buruh lainnya. Sebab, dengan menaikkan UMP atau UMK, bisa menaikkan daya beli masyarakat.
              Otomatis, pertumbuhan ekonomi nasional bisa semakin pesat. Saat ini saja untuk memenuhi
              kebutuhan pokok masih belum cukup, apalagi untuk kebutuhan lainnya



              Ringkasan

              Kenaikan UMP dan/atau UMK Tahun 2020 berdasarkan data Inflasi nasional dan pertumbuhan
              ekonomi  nasional  sebesar  8,51  persen.  Kemudian  di  tahun  2021,  Gubernur  Jateng  Ganjar
              Pranowo menetapkan UMP/UMK kenaikan bervariasi antara 0,75 hingga 3,68 persen tergantung
              kondisi daerah masing-masing.



              KSPI JATENG MINTA UPAH NAIK 10 PERSEN

              Kenaikan UMP dan/atau UMK Tahun 2020 berdasarkan data Inflasi nasional dan pertumbuhan
              ekonomi  nasional  sebesar  8,51  persen.  Kemudian  di  tahun  2021,  Gubernur  Jateng  Ganjar
              Pranowo menetapkan UMP/UMK kenarikan bervariasi antara 0,75 hingga 3,68 persen tergantung
              kondisi daerah masing-masing.

              Upah  Minimum  Provinsi  ditetapkan  selambat-lambatnya  40  hari  sebelum  tahun  baru.
              Sebagaimana  PP  No.36/2021,  pasal  29,  UMP  ditetapkan  paling  lambat  21  November  2021.
              Sedangkan penetapan UMK ditetapkan selambat-lambatnya 30 November 2021. UMP dan atau
              UMK berlaku 1 Januari 2022.

              Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari,
              mengatakan, prosentase kenaikan UMP tergantung dari data statistik yang dibutuhkan dalam
              menghitung formula UMP.

              "Data  statistik  yang  saya  maksud  yakni,  rata-rata  pengeluaran  per  kapita  sebulan  menurut
              provinsi,  rata-rata  banyaknya  anggota  rumah  tangga  menurut  provinsi,  rata-rata  banyaknya
              anggota  rumah  tangga  berumur  15  tahun  ke  atas  yang  bekerja.  Baik  sebagai  buruh  atau
              karyawan per rumah tangga menurut provinsi," jelasnya.

              Adapun, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2020 ditambah triwulan I + II + III 2021,
              terhadap PDRB triwulan IV 2019 + Triwulan I+II+III 2020, akan menjadi data statistik yang
              digunakan oleh Pemprov Jateng. Selain itu, data inflasi pada September 2020 hingga September
              2021 juga akan menjadi acuan.

              "Saat  ini  belum  terlihat  berapa  kenaikan  UMP  yang  akan  ditetapkan.  Apakah  sesuai  dengan
              permintaan  buruh  atau  pekerja,  kami  pun  juga  belum  tahu.  Karena  masih  dalam  proses
              ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Nilainya tergantung dari data-data statistik tersebut,"
              ucapnya.

              Sedangkan  untuk  UMK berapakah  besarannya  nanti  pada  2022,  itu  tergantung  dari  masing-
              masing daerah. Saat ini pun juga masih dalam proses pembahasan Pemda setempat. "Untuk
              menghitung besaran UMK sama dengan UMP. Namun data yang digunakan menyesuaikan yang
              ada di kabupaten/kota. Semua data diambil dari BPS," pungkasnya.


                                                           421
   417   418   419   420   421   422   423   424   425   426   427