Page 360 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 360
Program Prakerja yang bermitra dengan startup untuk mengatasi dampak Covid-19 ini
diluncurkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 20 Maret lalu.
Selain diperuntukkan untuk para pencari kerja, para pekerja yang merupakan korban Pemutusan
Hubungan Kerja (PHK) akibat wabah virus corona (Covid-19) juga dapat mendaftar.
Setidaknya terdapat 5,6 juta masyarakat akan menerima manfaat Kartu Prakerja.
Lewat program ini, Pemerintah menganggarkan Rp 20 triliun dengan rincian biaya pelatihan Rp
5,6 triliun; dana insentif Rp 13,45 triliun; dana survei Rp 840 miliar; dan dana PMO Rp 100 juta.
Anggaran ini naik dua kali lipat dari yang sudah direncanakan sebelumnya yakni Rp 10 triliun.
Peserta Kartu Prakerja ini akan mendapat dana pelatihan sebesar Rp 1 juta per periode
pelatihan, dana bantuan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan dan dana hasil pengisian
survei Rp 50 ribu per bulan selama tiga bulan.
Totalnya, masing-masing peserta mendapat Rp 3,55 juta.
Konsep prakerja ini pun sempat dikritisi salah satunya karena menjadikan Ruangguru sebagai
mitra, di mana kala itu CEO startup tersebut, Adamas Belva Syah De Setelah dikritisi terkait
konflik kepentingan, Belva memutuskan mundur dari jabatan Stafsus Milenial pada 21 April
silam.
Ia pun memberikan pembelaan tak memberi pengaruhnya sebagai stafsus kala itu agar
Ruangguru menjadi mitra Prakerja.
Ada pun 8 platform digital yang mengeksekusi program tersebut, yakni Tokopedia, Skill
Academy by Ruang Guru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir dan
Sisnaker.
(tribun network/ilh/dod).
359

