Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 48
Title JAMINAN SOSIAL PEKERJA MASIH BANYAK MASALAH, JOKOWI JANGAN LENGAH
Media Name tirto.id
Pub. Date 20 Oktober 2019
Page/URL https://tirto.id/jaminan-sosial-pekerja-masih-banyak-masalah-jokowi-ja ngan-lengah-ej45
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI periode kedua dilangsungkan hari ini, tetapi
kebijakan ekonominya masih ada yang menjadi sorotan terkait jaminan sosial bagi
tenaga kerja.
Pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI ketujuh untuk periode 2019-2024 akan
digelar siang ini. Kebijakan ekonomi Jokowi pun masih ditunggu seluruh masyarakat
Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah soal jaminan sosial bagi tenaga
kerja.
Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar pelaksanaan jaminan sosial
ketenagakerjaan masih menyisakan beberapa masalah.
"Beberapa regulasi operasional yang dibuat tidak sesuai dengan ketentuan UU yang
mengamanatkannya, dan ada amanat dalam Peraturan Pemerintah yang tidak juga
dilaksanakan oleh Pemerintah," kata Timboel, dalam keterangan resmi yang
diterima Tirto, Minggu (20/10/2019).
Salah satu yang disorot terkait diserahkannya pengelolaan Program JKK dan JKm
bagi ASN yaitu PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)
kepada PT Taspen.
"Itu tidak sesuai dengan amanat Pasal 92 ayat (2) UU dan Pasal 106 ayat (2) UU
ASN No. 5 Tahun 2014 tentang ASN serta Perpres No. 109 Tahun 2013 dan Pasal 75
ayat (2) PP No. 49 Tahun 2018," tutur dia.
Timboel mengatakan, bila mengacu pada ketentuan-ketentuan tersebut maka
seharusnya Program JKK dan JKm bagi ASN diserahkan kepada BPJS
Ketenagakerjaan.
Demikian juga Program JKK dan JKm bagi PPNPNS [Pegawai Pemerintah Non PNS]
seharusnya juga dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan, bukan oleh PT Taspen.
"Akibat ketidaksesuaian regulasi dan operasionalisasi ini maka banyak ASN dan
PPNPNS yang mengalami kesulitan dalam pembiayaan ketika mengalami kecelakaan
kerja, dan tentunya iuran 0,72 persen untuk JKm di Taspen akan berpotensi
Page 47 of 329.

