Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 53
Title PERWAKILAN PENGUSAHA SEBUT RENCANA KENAIKAN UMP DKI JADI RP 4,2 JUTA
MEMBERATKAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 20 Oktober 2019
Page/URL https://megapolitan.kompas.com/read/2019/10/20/07061151/perwakilan-pen gusaha-
sebut-rencana-kenaikan-ump-dki-jadi-rp-42-juta
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
PERWAKILAN PENGUSAHA SEBUT RENCANA KENAIKAN UMP DKI
JADI RP 4,2 JUTA MEMBERATKAN
Unsur pengusaha di dalam Dewan Pengupahan menyebut kenaikan upah minimum
provinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar 8,51 persen cukup memberatkan.
Pasalnya, ketentuan itu juga berlaku bagi pekerja baru, belum berpengalaman, dan
yang masih lajang.
Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, mengatakan,
kenaikan tersebut memberatkan karena kondisi perekonomian global yang tidak
menentu.
Kondisi perekonomian global berpengaruh pada beberapa sektor bisnis, seperti ritel
akibat pukulan bisnis online dan usaha padat karya karena penurunan daya beli
masyarakat.
"Walaupun kenaikan UMP DKI sebesar 8,51 persen, namun dengan kondisi ekonomi
saat ini bagi pengusaha tetap menjadi beban berat," kata Sarman saat dihubungi.
Sabtu (19/10/2019), seperti dikutip Antara.
Kendati demikian, Sarman menyatakan, kalangan pengusaha akan menghormati
dan mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan dalam menentukan nilai UMP.
"Kami inginnya UMP naik di kisaran angka Rp 4 juta saja, tapi kalau tidak mampu
(membayarnya), kami akan secepatnya mengajukan penangguhan kepada
pemerintah," ujar Sarman.
Untuk mekanisme penangguhan tersebut telah diatur dalam PP tersebut. Pengusaha
memiliki kesempatan hampir satu setengah bulan untuk mengevaluasi mengenai
kemampuan mereka dalam melaksanakan kenaikan UMP 2020 tersebut.
Selain itu, Sarman juga meminta kepada serikat pekerja untuk memahami kondisi
perekonomian tanah air.
Dia juga menyarankan, mereka tidak menggelar aksi unjuk rasa yang bisa
mengganggu iklim bisnis dan investasi.
Page 52 of 329.

