Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 50
Title UMP TAHUN DEPAN NAIK 8,51%, KINO PERTIMBANGKAN PENYESUAIAN HARGA DAN
EFISIENSI
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 20 Oktober 2019
Page/URL https://industri.kontan.co.id/news/upm-tahun-depan-naik-851-kino-perti mbangkan-
penyesuaian-harga-dan-efisiensi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Emiten yang bergerak di sektor makanan dan minuman, PT Kino Indonesia Tbk
(KINO) menilai kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menaikkan
Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,51% pada 2020 mendatang, akan
berdampak pada ongkos produksi dan upah buruhnya.
Budi Muljono, Direktur Keuangan KINO berkata pihaknya akan menyesuaikan harga
produk dengan beberapa pertimbangan yang ada.
"Salah satu pertimbangannya, tentu kebijakan Pemerintah tersebut. Namun, kami
pikir ini masih terlalu dini untuk menyebut besaran penyesuaian harga yang akan
dilakukan nanti," ujar Budi Muljono kepada Kontan, Jumat (18/10).
Budi menambahkan, selain penyesuaian harga, pihaknya juga akan mengimbangi
kenaikan upah dengan efisiensi perusahaan.
Sebagai informasi, penetapan kenaikan UMP tersebut masih menggunakan
Peraturan Pemerintah (PP) No 78/2015 tentang pengupahan, yang menggunakan
komponen inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebagai dasar.
Dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) No B-
M/308/HI.01.00/X/2019, tingkat inflasi nasional menggunakan angka September
2019 yaitu 3,39%. Kemudian pertumbuhan ekonomi diasumsikan 5,12%. Jika angka
tersebut dijumlah, hasil yang muncul adalah 8,51%.
Kenaikan UMP 2020, ini juga dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan 2019 sebesar
8,03%, dan lebih kecil daripada kenaikan pada 2017 yang mencapai 8,71%.
Budi Muljanto melanjutkan, per semester I 2019, porsi tenaga kerja langsung KINO
menempati porsi di bawah 7%.
"Jika dilihat dari laporan keuangan kami per 30 Juni 2019, porsi tenaga kerja
langsung dibandingkan dengan beban pokok penjualan adalah sekitar di bawah
7%," lanjutnya.
Page 49 of 329.

