Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 117
"Tentu saja semua pihak harusnya mendukung program ini. Baik para elit politik,
akademisi dan tokoh masyarakat bukan langsung berpikir buruk dengan program
ini," ujar dia.
Fahmi menambahkan, pandemi Covid 19 yang dihadapi saat ini berpengaruh besar
terhadap perlambatan ekonomi Indonesia dan dunia. Perlambatan ini telah
menyebabkan PHK di mana-mana. Dan ini bukan tantangan yang mudah untuk
kembali membangkitkan ekonomi.
"Kalau UU dan peraturan terkait perekonomian, hukum, sosial masih terus
bertabrakan dan tumpang tindih, akan sangat sulit terjadi recovery ekonomi pasca
Covid-19 berakhir," ujar dia.
Atas dasar itu, RUU Omnibus Law harus segera dituntaskan, tak terkecuali dengan
klaster ketenaga kerjaan. "Tentukan waktunya segera. Kapan akan dibahas klaster
ketenagakerjaan Dan kapan selesainya agar RUU Omnibus Law agar disahkan DPR
RI," ujar dia.
Tentunya, tambah Fahmi, penyusunan draft klaster ketenagakerjaan tersebut, dan
klaster-klaster lainny, harus melibatkan semua stake holder termasuk buruh,
pengusaha dan pemerintah.
"Semua harus searah dan satu tujuan dengan isi klaster ketenagakerjaan," tandas
Fahmi.
EDITOR: YELAS KAPARINO
26 April 2020 14:41.
Page 116 of 254.

